Trump Sebut Konflik Iran “Small Potatoes”, Padahal Telan Rp600 Triliun dan Tewaskan 18 Tentara AS
AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali meremehkan skala konflik militer dengan Iran. Trump membela Wakil Presiden JD Vance yang sebelumnya menolak menyebut pertempuran tersebut sebagai “perang”.
Berbicara kepada wartawan di Oval Office pada Jumat, Trump mengatakan dirinya memahami pernyataan Vance. Ia bahkan menyebut konflik dengan Iran hanya sebagai “small potatoes” atau persoalan kecil bagi Amerika Serikat.
“Saya bisa memahami apa yang dia katakan,” ujar Trump.
Trump kemudian memilih istilah “konflik militer” untuk menggambarkan pertempuran yang telah berlangsung sejak 28 Februari.
“Saya menyebutnya konflik militer karena ini small potatoes bagi kami. Ini bukan sesuatu yang besar,” kata Trump.
Pernyataan tersebut muncul ketika konflik Iran-Amerika Serikat telah menimbulkan konsekuensi yang tidak kecil. Biaya yang harus ditanggung pembayar pajak Amerika Serikat disebut telah mencapai lebih dari USD 37,5 miliar, sementara sedikitnya 18 anggota militer AS tewas.
JD Vance Tolak Sebut sebagai Perang
Sehari sebelumnya, Vance juga menjadi sorotan setelah menolak menggunakan istilah “war” untuk menggambarkan konflik dengan Iran.
Dalam konferensi pers di Gedung Putih pada Kamis, Vance mengatakan dirinya tidak ingin memprediksi kapan konflik tersebut akan berakhir, termasuk apakah pertempuran akan selesai sebelum pemilihan kongres pada 3 November.
“Saya tidak akan menyebutnya perang,” kata Vance.
Ia juga mengatakan bahwa pada saat itu tidak terdapat aktivitas penembakan secara langsung.
Pernyataan Vance tersebut disampaikan ketika situasi di kawasan Teluk masih memanas.
Iran Serang Kuwait
Pada Kamis, Iran melancarkan serangan ke Kuwait, salah satu sekutu Amerika Serikat di kawasan Teluk. Serangan tersebut disebut sebagai aksi balasan setelah Amerika Serikat melakukan sejumlah serangan udara terhadap Iran pada awal pekan.
Meski demikian, Trump menilai jumlah korban jiwa dari pihak Amerika Serikat masih relatif kecil jika dibandingkan dengan sejumlah konflik militer AS sebelumnya.
Konflik kali ini juga memiliki karakter berbeda karena Amerika Serikat dan Israel sejauh ini mengandalkan serangan udara terhadap Iran, tanpa mengerahkan pasukan darat ke wilayah Iran.
Trump tampaknya menggunakan kondisi tersebut untuk menekankan bahwa konflik yang berlangsung tidak sebanding dengan perang-perang besar Amerika Serikat sebelumnya.
Namun, bagi keluarga 18 personel militer AS yang tewas dan pembayar pajak yang telah mengeluarkan puluhan miliar dolar, istilah “small potatoes” tentu terdengar jauh lebih besar daripada sekadar persoalan kecil.
Sumber: Indiatoday