KKN tematik sejalan arahan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi agar perguruan tinggi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,"

Banjarbaru (ANTARA) - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menerjunkan sebanyak 1.500 mahasiswa untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi dan Lingkungan Hidup Unit Mobilitas Kegiatan Belajar Terpadu (MKBT) tahun 2026.

"KKN tematik sejalan arahan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi agar perguruan tinggi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat," kata Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri di Banjarbaru, Sabtu.

Pelepasan mahasiswa berlangsung di Auditorium ULM Banjarbaru yang dirangkaikan seminar internasional serta pemaparan hasil KKN Tematik Internasional di Jepang dan Malaysia.

Rektor mengatakan kehadiran mahasiswa di beberapa kabupaten di Kalsel diharapkan membawa dampak positif terhadap perkembangan masyarakat, baik dalam bidang lingkungan hidup maupun pembelajaran literasi.

Baru-baru ini mahasiswa ULM telah melaksanakan KKN internasional di Malaysia dengan mengajar anak-anak Tenaga Kerja Indonesia (TKI), serta program serupa di Jepang.

Rektor berharap kegiatan ini menjadi trigger untuk mengantarkan ULM menjadi salah satu perguruan tinggi yang berkelas dunia.

ULM memberikan penghargaan atas kegiatan pengabdian mahasiswa. (ANTARA/Firman)

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin mengapresiasi langkah ULM yang terus mendorong kontribusi mahasiswa dalam pembangunan masyarakat melalui kegiatan pengabdian.

Salah satunya dengan pembagian bibit pohon produktif sehingga menginspirasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang belum produktif menjadi lahan yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

ULM menggelar pelepasan mahasiswa KKN Tematik yang dirangkai seminar internasional. (ANTARA/Firman)

Pewarta: Firman
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.