Pematang Siantar (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) bersinergi dengan 27 Kementerian dan Lembaga serta 34 mitra strategis menyelenggarakan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Hall A dan B JICC, Jakarta, 20-23 Agustus. 

Ajang ini sebagai bentuk komitmen BI mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. 

Kepala Perwakilan BI Pematang Siantar, Ahmadi Rahman dalam rilisnya kamis mengatakan , sejumlah UMKM binaan Kantor Perwakilan BI Pematang Siantar turut melengkapi keunikan produk lokal dari seluruh Nusantara. 

UMKM binaan Kantor Perwakilan BI Pematang Siantar itu, LPK Anugerah dan Bah Pison produk sektor wastra dan fesyen, Auraja (kuliner dan camilan), Takoma Coffee dan Oppung Berkah Coffee (kopi). 

Disebutkan, keikutsertaan UMKM binaan Kantor Perwakilan BI Pematang Siantar tidak hanya menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga menjadi momentum untuk memperluas akses pasar, memperkuat merek dagang daerah, serta membuka peluang kerja sama bisnis dengan pasar yang lebih luas.

Upaya ini memberi hasil positif. Takoma Coffee berhasil melakukan business matching dan menandatangani Letter of Intent (Lol) untuk rencana ekspor biji kopi ke Dubai sebanyak satu ton. 

Selain penjajakan pasar Dubai, Takoma Coffee saat ini juga tengah melakukan proses penjajakan dengan calon mitra di Singapura dan Malaysia untuk membuka peluang ekspor ke pasar tersebut.

Pada sektor wastra dan fesyen, LPK Anugrah dan Bah Pison menghadirkan produk siap pakai dan wastra yang mengangkat kekayaan budaya serta identitas lokal Sumatera Utara.

Kehadiran kedua UMKM tersebut menunjukkan bahwa produk berbasis budaya lokal memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk fesyen yang relevan dengan kebutuhan pasar modern sekaligus memiliki nilai tambah ekonomi.

Sementara itu, dari sektor kuliner dan camilan, UMKM Auraja menghadirkan produk olahan berbahan dasar andaliman, salah satu komoditas khas Sumatera Utara yang selama ini lebih dikenal sebagai rempah tradisional dalam kuliner masyarakat Batak.

Inovasi tersebut tidak hanya menghadirkan pengalaman rasa yang unik, tetapi juga memperkenalkan andaliman dalam bentuk produk olahan yang lebih modern kepada konsumen dari berbagai daerah di Indonesia.

Pewarta: Waristo
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.