Undana mendorong perubahan sosial dan lingkungan lewat UI GreenMetric
Undana mendorong perubahan sosial dan lingkungan lewat UI GreenMetric
Rabu, 9 September 2026 15:00 WIB
Wakil Rektor IV Undana Philiphi de Rozari (kiri) dan Ketua Satgas UI GreenMetric Undana Putu Yoga Bumi Pradana (tengah) dalam sosialisasi UI GreenMetric di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (9/9/2026). ANTARA/Yoseph Boli Bataona
Kupang, NTT (ANTARA) - Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang mendorong perubahan sosial dan lingkungan melalui penerapan UI GreenMetric untuk mewujudkan kampus yang berkelanjutan.
Ketua Satgas UI GreenMetric Undana Putu Yoga Bumi Pradana di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu mengatakan penerapan UI GreenMetric diarahkan untuk mendorong perubahan perilaku sivitas akademika sekaligus pembenahan tata kelola lingkungan kampus secara berkelanjutan.
“Green Metric itu prinsipnya adalah kita melakukan self-assessment, jadi kita ada pembuktian-pembuktian yang kita siapkan, dinilai oleh asesor dari Universitas Indonesia dan di situ ada pemeringkatan seluruh universitas di Indonesia terkait dengan tata kelola sustainability,” katanya.
UI GreenMetric adalah sistem pemeringkatan global yang diinisiasi oleh Universitas Indonesia (UI) pada tahun 2010 untuk menilai dan membandingkan kinerja keberlanjutan lingkungan di perguruan tinggi seluruh dunia.
Yoga menjelaskan UI GreenMetric tidak hanya berkaitan dengan pemeringkatan, tetapi menjadi metode dan instrumen bagi Undana untuk melakukan berbagai pembenahan lingkungan kampus
Menurut dia, penerapan tersebut diharapkan mendorong perubahan perilaku dosen, mahasiswa, dan tenaga administrasi dalam membangun lingkungan kampus yang lebih hijau.
“Yang paling penting adalah pada konteks Green Metric ini adalah ada perubahan sosial, jadi perubahan perilaku hidup sivitas akademika, dosen, mahasiswa, maupun tenaga administrasi dalam rangka membangun lingkungan kampus yang hijau,” ujarnya.
Yoga mengatakan UI GreenMetric mencakup sejumlah aspek keberlanjutan, antara lain energi dan perubahan iklim, pengelolaan sampah, transportasi, pendidikan dan penelitian, serta penataan dan infrastruktur kampus.
Pada aspek energi dan perubahan iklim, misalnya, Undana akan mendorong aktivitas kampus yang lebih hemat energi serta pengembangan ruang terbuka hijau. Sementara pada aspek persampahan, pembenahan diarahkan pada tata kelola sampah yang lebih terintegrasi sekaligus perubahan perilaku warga kampus agar tidak membuang sampah sembarangan.
Untuk transportasi, Undana secara bertahap diarahkan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor di lingkungan kampus dan mendorong pilihan transportasi umum yang lebih ramah lingkungan.
Yoga menambahkan aspek keberlanjutan juga perlu masuk dalam pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga pembelajaran melalui Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang mempertimbangkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
“Ini yang terus kita dorong, sehingga budaya kerja sustainability ini menjadi milik bersama, menjadi kebutuhan kita bersama,” katanya.
Ia menyebut penerapan UI GreenMetric juga menjadi bagian dari persiapan Undana menuju Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH), sehingga komitmen terhadap keberlanjutan perlu dibangun bersama oleh seluruh sivitas akademika.
Sementara itu, Wakil Rektor IV Undana Philiphi de Rozari mengatakan UI GreenMetric bertujuan mendorong kontribusi universitas dalam diskusi akademik mengenai keberlanjutan pendidikan tinggi dan penghijauan kampus, sekaligus menjadi alat asesmen mandiri bagi institusi pendidikan tinggi.
Menurut dia, UI GreenMetric juga dapat memberikan informasi kepada pemerintah, lembaga lingkungan, dan masyarakat mengenai program keberlanjutan yang dijalankan perguruan tinggi.
“Kami di Undana merasa penting bahwa kita mengikuti agenda strategis ini. Dan untuk itu kita sudah membentuk tim Satgas,” katanya.
Ia mengatakan sosialisasi UI GreenMetric selanjutnya dilakukan pada seluruh unit di lingkungan Undana untuk membangun pemahaman bersama mengenai pentingnya keberlanjutan serta memastikan penerapannya menjadi bagian dari budaya kampus.

Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.