Wakil Wali Kota Jayapura sebut kualitas udara masih dalam kondisi aman
Wakil Wali Kota Jayapura sebut kualitas udara masih dalam kondisi aman
Kamis, 15 Oktober 2026 10:55 WIB
Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru. ANTARA/Ardiles Leloltery
Jayapura (ANTARA) - Wakil Wali Kota Jayapura, Papua Rustan Saru mengatakan kualitas udara di daerah ini masih dalam kondisi aman meskipun wilayah tersebut terdampak asap akibat kebakaran lahan di sejumlah daerah.
"Kami telah meminta informasi dari Dinas Kesehatan dan instansi terkait mengenai kondisi kualitas udara di Jayapura. Hasilnya kualitas udara pada saat itu masih berada dalam kondisi aman, namun pemerintah tetap memantau perkembangannya untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan kondisi dalam beberapa hari ke depan," katanya di Jayapura, Rabu.
Menurut Rustan, Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) setempat untuk mengetahui penyebab munculnya asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kota Jayapura.
"Berdasarkan komunikasi dengan pihak BMKG, asap tersebut diduga berasal dari kebakaran di wilayah sekitar Papua Nugini dan Kabupaten Merauke, Papua Selatan," ujarnya.
Dia menjelaskan, BMKG terus memberikan pembaruan informasi prakiraan dan kondisi cuaca secara berkala sebagai bahan bagi pemerintah daerah dalam menentukan langkah antisipasi.
"Informasi mengenai kualitas udara perlu diperbarui secara berkala karena kondisi cuaca dan arah angin dapat berubah sewaktu-waktu," katanya lagi.
Dia menambahkan pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama apabila asap semakin tebal atau mulai mengganggu aktivitas setiap hari.
"Kami akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk memantau kondisi kebakaran lahan yang berpotensi menimbulkan asap hingga ke Kota Jayapura," ujarnya.
Pihaknya juga meminta pemadam kebakaran untuk meningkatkan patroli di lapangan guna memeriksa kemungkinan adanya kebakaran lahan di wilayah Kota Jayapura.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026