Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan pemulihan trauma bagi anak-anak korban kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kabupaten Bangka Selatan, guna mengembalikan rasa aman, keceriaan, dan mental anak korban bencana tersebut.

"Pemulihan trauma anak ini penting, karena mereka merupakan kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus," kata Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) Provinsi Kepulauan Babel, Akhiiriyadi di Pangkalpinang, Selasa.

Ia menyatakan pemulihan trauma anak-anak korban kebakaran di Dusun Serdang Desa Jelutung 2 Kabupaten Bangka Selatan pada Sabtu (10/10) akan dilakukan melalui metode interaksi dan bermain dengan mengajak anak-anak bermain bersama, bernyanyi, mendongeng, menggambar untuk mengurangi kecemasan dan rasa takut pascabencana kebakaran tersebut.

"Anak-anak ini akan dikumpulkan di posko utama untuk diajak bermain sebagai bagian dari upaya pemulihan trauma atau trauma healing,” ujarnya.

Ia menyatakan Dinsos PMD Kepulauan Babel selain melakukan pemulihan trauma anak-anak korban kebakaran juga terus membantu warga terdampak ke tempat yang lebih aman, layak serta diberikan kebutuhan makan minum dan lainnya.

"Kami sudah mendirikan dapur umum sejak Sabtu (10/10) malam dan terus melayani kebutuhan konsumsi para korban terdampak, dengan menyediakan makanan tiga kali sehari, yakni pagi, siang, dan sore," katanya.

Ia menambahkan, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung per Minggu (11/10) pukul 20.10 WIB, kebakaran di Dusun Serdang pada Sabtu (10/10) berdampak pada lahan seluas 8,3 hektare, 305 unit rumah, 450 kepala keluarga, dan 1.800 jiwa.

Sementara itu, jumlah pengungsi dampak kebakaran di Dusun Serdang sebanyak 500 jiwa tersebar di tenda-tenda pengungsian SDN 7 Simpang Rimba 300 jiwa dan Masjid Al Muhajirin sebanyak 200 jiwa.

"Kami berharap masyarakat untuk menyalurkan bantuan alat tulis, tas, buku cerita, mainan hingga makanan siap saji untuk memulihkan semangat belajar anak-anak korban kebakaran ini," katanya.

Pewarta: Aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.