ANTARA galang kerja sama dengan tiga media Rusia berskala global
"Kami membahas maraknya serangan disinformasi dan berita palsu di kawasan Asia Pasifik yang mengancam kebenaran yang dihasilkan media-media mainstream kawasan. Oleh karenanya, kita sepakat untuk menandatangani gugus tugas bersama Global Fact-Checking
Moskow (ANTARA) - Direktur Utama Perum Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA Benny Siga Butarbutar menggalang kerja sama dan dialog konstruktif dengan tiga media Rusia berskala global. Ketiga media berpengaruh Rusia itu adalah RT (RussiaToday), SPUTNIK, dan TASS.
Benny menandatangani kerja sama pertukaran berita dengan SPUTNIK, sedangkan dengan RT menjalin komitmen pengembangan pemberitaan khusus audiovisual, dan dialog konstruktif bersama TASS di Moskow, Selasa (22/9).
Orang nomor satu di kantor berita ANTARA itu berada di Rusia untuk menghadiri pertemuan tahunan organisasi kantor berita-kantor berita se-Asia Pasifik (OANA) yang beranggotakan 41 kantor berita dari 35 negara.
Usai mengikuti konferensi tahunan dan ulang tahun ke-65 OANA tersebut, Benny langsung menuju kantor pusat RT di kawasan Borovaya, pusat kota Moskow, dan ditunggu oleh Direktur Jenderal RT Vera Kharina guna menyepakati potensi kerja sama audiovisual.
Dirut ANTARA itu kemudian dipersilakan untuk mengikuti wawancara televisi yang berfokus pada hasil pertemuan OANA dan tantangan masa depan media di era Al dan berita palsu.
"Kami membahas maraknya serangan disinformasi dan berita palsu di kawasan Asia Pasifik yang mengancam kebenaran yang dihasilkan media-media mainstream kawasan. Oleh karenanya kita sepakat untuk menandatangani gugus tugas bersama Global Fact-Checking Network (GFCN) guna mengatasinya dengan memanfaatkan jaringan media di Asia Pasifik," katanya.
Dalam wawancara di saluran berbahasa Inggris tersebut, Benny juga menjelaskan bahwa dominasi informasi yang berasal dari satu kawasan saja atau sepihak sangat tidak adil dan mengurangi nilai kebenaran suatu berita.
Karenanya, media-media mutlak membangun keseimbangan dengan kawasan lainnya agar berita bisa betul-betul memiliki objektivitas dan nilai kebenaran dari suatu peristiwa yang terjadi.
Pada hari yang sama, Benny pun melanjutkan kegiatannya dengan mengunjungi kantor pusat SPUTNIK di kawasan Zubovsky, masih di pusat kota, untuk melakukan penandatanganan MoU di bidang pemberitaan.
Kerja sama ini dimaksudkan untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara, di mana Indonesia menganut paham kebijakan luar negeri bebas aktif.
Acara penandatanganan MoU itu dilakukan Benny bersama Sergey Kochetkov, First Deputy Editor-in-Chief of the Federal State Unitary Enterprise Rossiya Segodnya International Information Agency, yang didampingi Deputy Director Foreign Language News Production Alla Chernysheva, dan disaksikan oleh Wakil Dubes RI di Moskow Hartyo Harkomoyo.
Seperti di Russia Today, Dirut ANTARA juga diminta menjadi narasumber dalam dialog berbahasa Inggris di SPUTNIK. Sementara itu, dengan kantor berita TASS, Benny membahas persoalan mengenai potensi kerja sama yang lebih mendalam mengenai peningkatan kapasitas jurnalis, di samping pertukaran berita yang sudah ada.
Hasil pembicaraan dengan ketiga media global Rusia tersebut akan dilanjutkan di level teknis oleh masing-masing perwakilan media Rusia di Jakarta.
Selain itu, dialog konstruktif juga dilakukan dengan sejumlah pimpinan kantor berita kawasan ASEAN (Malaysia, Filipina, dan Laos), kawasan Asia lainnya seperti Kyodo (Jepang) Nepal News Agency (RSS), Montsame (Mongolia), Bakhtar (Afghanistan).
Diskusi produktif juga dilakukan Dirut ANTARA dengan para pemimpin kantor berita-kantor berita dari kawasan Asia Timur seperti Kyodo (Jepang), Xinhua (Tiongkok), dan Yonhap (Korea Selatan) serta kawasan Timur Tengah, seperti Saudi Press Agency (Saudi Arabia), IRNA dan Mehr (Iran), serta Anadolu (Turkiye).
Baca juga: Duta Besar RI di Moskow mengimbau waspada jebakan tentara bayaran
Baca juga: OANA didorong membentuk "fact-checking" bersama atasi disinformasi
Baca juga: Sebanyak 35 kantor berita Asia Pasifik membahas penanganan disinformasi di Moskow
Baca juga: Duta Besar RI di Moskow mengimbau waspada jebakan tentara bayaran
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: ANTARA galang kerja sama dengan tiga media Rusia berskala global
Pewarta : Andika Wahyu Widiantoro
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026