Banda Aceh (ANTARA) - Polres Aceh Tengah menggencarkan kampanye mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah kepolisian di dataran tinggi Provinsi Aceh tersebut.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq di Aceh Tengah, Rabu, mengatakan pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian dan peran bersama, terutama masyarakat yang berada di sekitar kawasan hutan dan lahan rawan terbakar.

"Kami terus menggencarkan kampanye pencegahan karhutla. Kampanye dilakukan dengan menyosialisasikan kepada masyarakat serta memasang spanduk imbauan di sejumlah titik di Kabupaten Aceh Tengah," katanya.

Selain memasang spanduk, personel Polres Aceh Tengah juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai dampak karhutla serta konsekuensi hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Polres Aceh Tengah, kata dia, juga memantau titik api melalui aplikasi serta menyisir titik-titik rawan kebakaran. Tujuannya untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran sejak dini.

Menurut dia, kampanye tersebut merupakan langkah pencegahan dini guna mengantisipasi terjadinya kebakaran sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun melakukan perambahan hutan yang berpotensi memicu kebakaran.

"Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan setiap potensi kebakaran. Mari bersama-sama mencegah karhutla," katanya.

Kapolres mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga hutan dan lahan serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin.

"Segera laporkan jika melihat titip api kepada aparat terdekat guna dipadamkan segera. Antisipasi kebakaran hutan dan lahan merupakan tanggung jawab bersama," kata Muhammad Taufiq.

Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor : M Ifdhal

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.