Babel gencarkan edukasi pangan lokal waspadai makanan cepat saji - ANTARA News Bangka Belitung
Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kepulauan Babel menggencarkan edukasi mengonsumsi pangan lokal, guna mewaspadai bahaya konsumsi makanan cepat saji bagi tumbuh kembang anak di daerah ini.
"Seluruh kader PKK harus menjadi garda terdepan dalam mengedukasi pemanfaatan pangan lokal untuk penanganan stunting di daerah ini," kata Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Babel, Noni Hidayat di Pangkalpinang, Rabu.
Ia mengatakan makanan yang berasal dari pangan lokal lebih bergizi dan sehat dibandingkan makanan cepat saji yang tinggi gula, garam dan lemak, sehingga dapat memicu risiko stunting pada anak-anak. Selain itu, bahaya lain juga mengintai dari makanan cepat saji yang juga berisiko menyebabkan obesitas, diabetes dan hipertensi pada anak-anak.
"Di sekitar kita sangat banyak pangan lokal dan sumber daya alam yang bisa diolah menjadi makanan bergizi dan sehat bagi tumbuh kembang anak. Daripada anak-anak kita jajan burger atau seblak, lebih baik kita ciptakan makanan menarik yang disukai anak," katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Babel Ria Agustine mengatakan saat ini anak-anak terutama pada akhir pekan lebih memilih mengonsumsi makanan cepat saji. Selain itu, komunikasi antaranggota keluarga juga berkurang, akibat anak-anak mengalami kecanduan gawai. Hal tersebut, menjadi ancaman serius bagi tumbuh kembang anak.
"Saat ini angka stunting di Bangka Belitung masih berada di kisaran 20,03 persen dan lebih sedikit di atas rata-rata nasional, sehingga perlu kolaborasi semua pihak dan orang tua untuk lebih memberikan makanan bergizi dan sehat yang berasal dari pangan lokal daerah ini," katanya.
Ia menambahkan capaian imunisasi dasar lengkap di Bangka Belitung baru menyentuh angka 20 persen dari target 46 persen.
"Kami bersama TP PKK terus mengedukasi masyarakat khususnya para orang tua mengimunisasi balita untuk meningkatkan kekebalan tubuhnya dari berbagai penyakit berbahaya dan juga membiasakan anak-anaknya untuk mengkonsumsi makanan dari pangan lokal yang lebih sehat, bergizi untuk tumbuh kembang anaknya," katanya.
Pewarta: Aprionis
Editor : Feny Aprianti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.