Selasa, 29 September 2026 - 09:43 WIB

Jakarta, VIVA – Setidaknya 19 orang tewas akibat banjir di sejumlah provinsi di Thailand, sementara sekitar 700.000 orang terdampak di Bangkok saja, menurut pernyataan pihak berwenang, Senin 28 September 2026.

Baca Juga

"Banjir di 23 provinsi telah menewaskan 19 orang dan berdampak pada 49 fasilitas kesehatan," kata Kementerian Kesehatan Thailand.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Thai Enquirer, sebagian besar kematian disebabkan oleh "tenggelam atau tersengat listrik."

Baca Juga

Pemerintah Thailand menetapkan libur khusus selama dua hari di Bangkok dan provinsi-provinsi tetangga, Nonthaburi, Pathum Thani, dan Samut Prakan, akibat banjir tersebut.

Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa 24 fasilitas kesehatan tetap beroperasi, tiga fasilitas ditutup sebagian, dan 22 fasilitas menghentikan layanan.

Baca Juga

Sementara itu, curah hujan di Bangkok telah mereda seiring bergesernya sistem tekanan rendah menjauhi wilayah tersebut, meskipun hujan monsun masih terus turun, terutama di bagian timur ibu kota.

Sekitar 329.000 rumah tangga, atau kurang lebih 700.000 orang, telah terdampak.

Curah hujan semalam mencapai sekitar 62 milimeter di Nong Chok, 55 mm di Lat Krabang, dan 52 mm di Min Buri.

Gubernur Bangkok Chadchart Sittipunt mengatakan pihak berwenang memprioritaskan penurunan ketinggian air di kanal-kanal utama, termasuk Prawet Burirom dan Lat Phrao, agar air dapat mengalir keluar dari jalan raya dan kawasan permukiman.

Lat Krabang, Bang Kapi, Khan Na Yao, Sai Mai, Suan Luang, Saphan Sung, dan Lak Si termasuk di antara distrik yang paling parah terdampak.

Beberapa ruas Jalan Phetchaburi telah dibuka kembali, sementara Vibhavadi Rangsit sudah lebih bisa dilalui, meskipun banjir masih terjadi di beberapa lokasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah Kota Bangkok telah memindahkan sekitar 1.500 pasien yang tidak dapat beranjak dari tempat tidur ke rumah sakit kota dan terus memantau permintaan bantuan yang disampaikan melalui media sosial.

Pihak berwenang juga telah mengupayakan penyediaan bantuan, termasuk makanan siap saji, air minum, kendaraan dengan ground clearance tinggi, perahu berdasar datar, dan dapur umum keliling. (Ant)

Ilustrasi warga menerjang banjir di sebuah desa di India

Banjir di India, 56 Orang Tewas-46 Luka

Sedikitnya 56 orang tewas dan 46 lainnya terluka akibat hujan deras berkepanjangan yang memicu banjir di India utara. 1.000 bangunan mengalami kerusakan

VIVA.co.id

27 September 2026