Dukungan terhadap Misi Dagang ini merupakan strategi perseroan dalam memperkuat ekosistem ekonomi Jawa Timur di luar negeri serta membuka akses pasar global bagi UMKM binaan.

Surabaya (ANTARA) - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) mendorong ekspor produk unggulan daerah dengan mendukung Misi Dagang dan Investasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Hong Kong yang berhasil membukukan transaksi final senilai Rp12,03 triliun.

Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari strategi perseroan memperluas akses pasar global bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi Jawa Timur.

"Dukungan terhadap Misi Dagang ini merupakan strategi perseroan dalam memperkuat ekosistem ekonomi Jawa Timur di luar negeri serta membuka akses pasar global bagi UMKM binaan," ujar Winardi dalam keterangannya di Surabaya, Selasa.

Dalam kegiatan yang dipimpin Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa itu, Bank Jatim mengikutsertakan tiga UMKM binaan yakni Sharktex, Yan Khurin, dan Anya Craft, untuk memperkenalkan produk unggulan kepada calon pembeli dan mitra bisnis di Hong Kong.

Selain promosi UMKM, Bank Jatim juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan PT Prima Duta Sejati tentang penguatan literasi keuangan dan pemanfaatan layanan remitansi bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Kerja sama tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman keuangan bagi calon PMI, PMI aktif, PMI purna, serta keluarganya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan capaian transaksi tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan pasar internasional terhadap produk unggulan Jawa Timur.

Menurut Khofifah, Hong Kong merupakan mitra dagang strategis sekaligus pintu masuk penting bagi produk Jawa Timur ke pasar global.

Ia menilai kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, dan sektor perbankan akan semakin memperluas peluang ekspor, menarik investasi, serta meningkatkan daya saing produk dan UMKM Jawa Timur di tingkat internasional.

Pewarta: Faizal Falakki
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.