Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp6,16 Triliun, Total 2026 Capai Rp50,63 Triliun
Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:58 WIB
Jakarta, VIVA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk merealisasikan pembayaran dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp66 per saham atau setara sekitar Rp6,16 triliun. Pembayaran tersebut dilakukan pada Jumat, 2 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Bank Mandiri.
Baca Juga
HUT ke-28 Bank Mandiri tahun ini mengusung tema “Tumbuh Bersama Majukan Indonesia”. Pembayaran dividen interim menjadi salah satu momentum perseroan dalam memberikan apresiasi kepada para pemegang saham.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, mengatakan pembayaran dividen tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kepercayaan pemegang saham terhadap perseroan, termasuk investor ritel.
Baca Juga
“Pembayaran dividen interim yang bertepatan dengan HUT ke-28 Bank Mandiri menjadi momen bagi kami untuk mengapresiasi kepercayaan para pemegang saham, termasuk investor ritel,” kata Novita dalam keterangannya, Jumat, 2 Oktober 2026.
Total Dividen Bank Mandiri 2026 Capai Rp50,63 Triliun
Baca Juga
Dengan pembayaran dividen interim tahun buku 2026 tersebut, total dividen yang telah dibayarkan Bank Mandiri sepanjang kalender 2026 mencapai sekitar Rp50,63 triliun.
Jumlah tersebut berasal dari dua pembayaran dividen, yakni dividen untuk tahun buku 2025 dan dividen interim tahun buku 2026.
Rinciannya adalah sebagai berikut:
- Dividen tahun buku 2025: Rp44,47 triliun
- Dividen interim tahun buku 2026: Rp6,16 triliun
- Total dividen sepanjang kalender 2026: Rp50,63 triliun
Dividen interim tahun buku 2026 dibayarkan dengan nilai Rp66 untuk setiap saham Bank Mandiri.
Pembagian Dividen Jadi Sorotan Investor
Kebijakan pembagian dividen Bank Mandiri turut mendapat perhatian dari pelaku pasar. Head of Research Infovesta Utama, Wawan Hendrayana, menilai tingkat pembayaran dividen perseroan tergolong ramah bagi pemegang saham.
Ia mencatat payout ratio Bank Mandiri untuk tahun buku 2025 mencapai sekitar 79 persen dari laba bersih.
“Payout BMRI termasuk yang paling ramah bagi pemegang saham di bank besar,” kata Wawan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut Wawan, besarnya pembagian dividen tersebut juga tercermin dari dividend yield saham Bank Mandiri atau BMRI yang disebut masih berada di level dua digit.
Selain itu, keputusan manajemen membagikan dividen interim Rp66 per saham dinilai menunjukkan keyakinan terhadap kondisi fundamental perseroan.
Halaman Selanjutnya
Kredit dan DPK Tumbuh 17,6 Persen