Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Nagoya, VIVA – Pasangan padel putri Indonesia, Beatrice Gumulya/Novela Putria, menutup perjuangan mereka di Asian Games 2026 dengan medali perunggu.

Baca Juga

Beatrice/Novela merebut medali tersebut setelah tampil dominan dan mengalahkan pasangan Filipina, Danna Abad/Joshea Malazarte, dua set langsung dengan skor 6-0, 6-0 di Nagoya City Higashi Sport Center, Jepang, Sabtu, 3 Oktober 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak gim pertama, pasangan Indonesia langsung mengambil kendali permainan. Beatrice/Novela tidak memberikan banyak ruang bagi lawan untuk mengembangkan permainan hingga akhirnya menyapu bersih set pertama tanpa kehilangan satu gim pun.

Baca Juga

Persaingan paling ketat terjadi pada gim ketiga. Beatrice/Novela dan pasangan Filipina harus melewati dua kali deuce sebelum wakil Indonesia mengamankan gim tersebut.

Setelah itu, Beatrice/Novela kembali menemukan ritme permainan. Tiga gim berikutnya berhasil dimenangi secara beruntun sehingga set pertama ditutup dengan kemenangan 6-0 dalam waktu 19 menit.

Baca Juga

Dominasi tersebut berlanjut pada set kedua. Beatrice/Novela kembali menyapu enam gim tanpa balas dalam pertandingan yang secara keseluruhan berlangsung selama 40 menit.

Perbedaan permainan kedua pasangan juga terlihat dari perolehan poin. Beatrice/Novela mengumpulkan 54 poin, sedangkan Abad/Malazarte hanya mampu meraih 18 poin sepanjang pertandingan.

Pada set kedua, pasangan Indonesia juga tampil efektif ketika mendapatkan kesempatan servis. Beatrice/Novela memenangi 62 persen poin servis, jauh di atas pasangan Filipina yang hanya mencatatkan 15 persen.

Bangkit Setelah Kalah di Semifinal

Medali perunggu ini menjadi penutup positif bagi Beatrice/Novela setelah sehari sebelumnya mereka harus mengakui keunggulan pasangan Jepang, Saki Tsukamoto/Kae Tokumoto.

Dalam semifinal yang berlangsung Jumat (2/10), Beatrice/Novela kalah 1-6, 3-6. Kekalahan tersebut membuat pasangan Indonesia gagal melangkah ke partai final.

Namun, hasil semifinal tidak ingin dibawa ke pertandingan perebutan medali perunggu. Beatrice mengungkapkan dirinya bersama Novela sudah mempersiapkan mental sejak mengetahui hasil undian Asian Games 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari awal kita tahu drawing cukup berat. Kita harus prepare mentally, enggak cuma fisik," kata Beatrice.

Beatrice menilai kekalahan di semifinal harus segera dilupakan agar tidak mengganggu penampilan pada pertandingan berikutnya.

Halaman Selanjutnya

"Kita kemarin harus move on, jangan sampai kekalahan kemarin berefek ke hari ini," ujarnya.