Banda Aceh (ANTARA) - Belasan pendaki gabungan Mapala Leuser dan aktivis pencinta lingkungan membersihkan sampah di jalur pendakian Gunung Seulawah di Kabupaten Aceh Besar.

Ketua Umum Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Leuser Universitas Syiah Kuala Rafly di Banda Aceh, Senin, mengatakan aksi bersih-bersih tersebut sebagai wujud kepedulian agar jalur pendakian Gunung Seulawah benar-benar bebas sampah.

"Aksi tersebut kali lakukan ketika turun dari puncak. Dalam kegiatan tersebut, kami mengumpulkan tiga kantong besar sampah ketika menuruni puncak Gunung Seulawah. Aksi bersih-bersih tersebut kami lakukan pada Minggu (13/9)," katanya.

Gunung Seulawah merupakan gunung api yang berada di Kecamatan Seulimeum dan Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar. Gunung Seulawah memiliki ketinggian 1.726 meter di atas permukaan laut (mdpl) termasuk gunung.

Rafly mengatakan peserta yang terlibat dalam aksi bersih-bersih tersebut sebanyak 15 orang dan seorang pemandu. Sebanyak tujuh peserta dari Mapala Leuser dan delapan lainnya aktivis lingkungan dari Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA).

Ia menyebutkan sampah yang dikumpulkan dalam bentuk plastik dan kaleng yang sebagian bekas bungkusan makanan ringan dan botol air mineral. Sampah tersebut dibuang sembarangan masyarakat yang mendaki gunung tersebut.

"Selanjutnya, sampah yang terkumpul tiga kantong besar tersebut kami bawa turun. Aksi ini merupakan bagian dari kampanye kami mewujudkan jalur pendakian Gunung Seulawah bebas sampah," katanya.

Rafly juga mengajak masyarakat yang mendaki tidak membuang sampah di Gunung Seulawah, terutama barang yang tidak bisa terurai seperti plastik dan kaleng. Bekas bungkusan makanan maupun minum yang dibawa agar dibawa terus setelah pendakian.

"Jangan tinggalkan sampah di Gunung Seulawah. Apalagi sekarang ini Gunung Seulawah menjadi jalur pendakian favorit. Jadi, mari jaga lingkungan gunung tersebut agar bebas sampah," kata Rafly.

Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor : M Ifdhal

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.