BI Solo berdayakan UMKM lewat bantuan mesin jahit high speed

Jumat, 4 September 2026 17:47 WIB

Image Print

Penyerahan sarana jahit dan produksi fashion dan aksesoris kain perca kreatif kepada Kelompok Wanita Kreatif Surakarta di Solo, Jawa Tengah, Jumat (4/9/2026). ANTARA/Aris Wasita

Solo (ANTARA) - Bank Indonesia Perwakilan Solo memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lewat bantuan mesin jahit high speed atau berkecepatan tinggi untuk meningkatkan produktivitas.

Kepala Perwakilan BI Solo Dwiyanto Cahyo Sumirat pada penyerahan sarana jahit dan produksi fashion dan aksesoris kain perca kreatif kepada Kelompok Wanita Kreatif Surakarta di Solo, Jawa Tengah, Jumat mengatakan dalam upaya pengembangan UMKM, BI Solo tidak hanya menyentuh UMKM-UMKM yang sudah mapan tetapi juga berupaya memberikan dampak dan manfaat bagi UMKM-UMKM subsisten yang masih membutuhkan pendampingan.

“Karena kami meyakini bahwa ketika UMKM-UMKM subsisten ini dibantu menjadi lebih produktif, bisa menghasilkan produk-produk yang berkualitas, insyaallah perekonomian masyarakat bisa juga menjadi lebih baik,” katanya.

Ia mengatakan dalam hal ini kaum perempuan dibidik karena mempunyai kemampuan dan kreativitas yang lebih tinggi.

“Sehingga di sela-sela waktu dalam keseharian ibu-ibu sekalian, harapannya bisa lebih produktif untuk menghasilkan penghasilan keluarga, membantu keuangan keluarga. Di sini kami coba membantu dengan pemberian bantuan 20 mesin jahit high speed (kecepatan tinggi) dan juga mesin multifungsi,” katanya.

Ia berharap mesin jahit tersebut bisa menambah produktivitas pelaku UMKM.

“Saya melihat koleksi di sini sudah bagus-bagus sekali. Ini hasil produksi ibu-ibu, ini luar biasa. Kalau mau disandingkan dengan yang senilai Rp500.000 juga nggak kalah kayaknya. Ini bagus sekali,” katanya.

Ia mengatakan untuk pemberdayaan UMKM tersebut BI Solo berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Surakarta.

“Jadi kita tidak selesai dengan pemberian alat-alat, pemberian mesin, tapi juga akan melakukan pendampingan. Pendampingan bagaimana meningkatkan kualitas jahitan, bagaimana kemudian kita dampingi ibu-Ibu sekalian membuat model-model yang kreatif. Jadi nggak hanya lurus aja, bisa dibuat kayak jaket, vest, dan lain sebagainya. Artinya, ini bisa lebih menyentuh pasar yang lebih luas lagi,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani memberikan apresiasi atas penyerahan bantuan tersebut.

“Ini kalau saya sebut dengan permodalan produksi ya, untuk produksi jahit dan juga di sini terkait perajin kain perca. Jadi banyak ibu-ibu di wilayah Tipes ini memiliki usaha rumah tangga, usaha yang saya kira tidak hanya memikirkan diri sendiri, tetapi dalam satu bentuk komunitas yang sangat kompak, sangat beragam juga, namun tetap di satu bidang nggih, konveksi,” katanya.

Ia berharap keberadaan mesin jahit berkecepatan tinggi tersebut dapat meningkatkan kapasitas produksi.

“Ini juga akan meningkatkan kreativitas ibu-ibu dalam mengembangkan usahanya di bidang konveksi. Saya juga tidak sabar nanti kalau mesin jahitnya baru akan ada model-model baru yang akan dihasilkan,” katanya.

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.