Blak-blakan! BGN Ungkap Punya Utang Rp1,6 Triliun, Ini Rinciannya
Jumat, 17 Juli 2026 - 16:38 WIB
Jakarta, VIVA – Badan Gizi Nasional (BGN) mengaku masih memiliki tunggakan utang kepada pihak ketiga senilai Rp1,6 triliun yang berasal dari berbagai kegiatan pada tahun 2025.
Baca Juga
Hal tersebut diungkap Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 17 Juli 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Ada beberapa catatan penting karena laporan keuangan itu tidak hanya terdiri dari angka-angka di dalam laporan keuangan tetapi ada yang disebut dengan catatan atas laporan keuangan yaitu penjelasan kualitatif," ucap Agustina dalam rapat.
Baca Juga
"Yang pertama adalah tunggakan tahun 2025, ada Rp1,6 triliun yang sudah selesai dilaksanakan. Maksudnya kegiatannya sudah selesai dilaksanakan namun belum dibayarkan," sambungnya.
Agustina menjelaskan, tunggakan itu akan dibayarkan dengan mekanisme tunggakan melalui DIPA tahun 2026.
Baca Juga
Saat ini, dia menyebut BGN tengah melakukan revisi anggaran dengan Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
"Kami mungkin minta maaf kepada seluruh pihak ketiga yang mungkin ada tagihan kepada BGN belum bisa semuanya kami laksanakan, kami bayarkan karena masih ada proses," jelas dia.
Berikut merupakan rincian tunggakan BGN sepanjang tahun 2025:
1. Belanja bahan Rp16.119.536.548 (untuk seragam, KLB, call center, sendok dan lain-lain)
2. Sertifikasi Rp111.631.740.960 (belanja sertifikasi SPPG)
3. Jasa konsultan Rp200.000.000
4. Sewa Rp121.951.599 (untuk sewa kendaraan insidentil)
5. Honor narasumber Rp812.968.500 (narasumber untuk kegiatan bimtek penjamah makanan)
6. Jasa lainnya Rp330.447.200.008 (berupa EO, publikasi dan lain-lain)
7. Ungan Rp7.395.240.200 (UH/UT dan pengiriman barang)
8. Perjalanan dinas Rp684.395.463 (tunggakan perjalanan dinas 2025)
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
9. Bantuan pemerintah (banper) MBG Rp100.641.825.064
10. Belanja modal aset Rp1.040.990.661.519 (pembangunan dapur APBN)
BGN Rapat Bareng Komisi IX DPR Bahas Laporan Keuangan, Nanik S Deyang Absen
Komisi IX DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Badan Gizi Nasional (BGN) pada Jumat, 17 Juli 2026. Rapat membahas soal laporan keuangan BGN
VIVA.co.id
17 Juli 2026