Selasa, 14 Juli 2026 - 15:19 WIB

Jakarta, VIVA – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyatakan dirinya akan maju dalam pencalonan Ketua Umum PBNU dalam pemilihan ketua umum di Muktamar NU ke-35.

Baca Juga

"Saya memang hendak mencalonkan lagi," kata Gus Yahya dalam konferensi pers di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Selasa, 14 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gus Yahya menjelaskan alasan dirinya ingin maju dalam pencalonan Ketua Umum PBNU. Dia menyebut masih banyak agenda-agenda yang harus diselesaikan.

Baca Juga

Terlebih, dia mengaku sudah mengetahui bagaimana formula untuk menyempurnakan capaian-capaian PBNU yang telah diperoleh sampai saat ini.

"Karena pertama, saya ingin menyelesaikan agenda-agenda yang sejak awal sudah saya bangun dan saya sekarang lebih mengerti tentang bagaimana menyempurnakan capaian-capaian yang sudah berhasil diperoleh ini, bagaimana menyempurnakannya sehingga bisa sungguh-sungguh dirasakan manfaatnya secara nyata oleh warga Nahdlatul Ulama," ungkap dia.

Baca Juga

Sebelumnya diberitakan, Sekretaris Jendral (Sekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengaku tidak akan maju dalam pemilihan Ketua Umum di Muktamar NU ke-35.

Menurutnya, ia belum pantas untuk menjadi Ketua Umum, karena ada persyaratan yang belum dapat dipenuhi. "Saya merasa tidak mencukup syarat untuk bisa jadi ketua umum," katanya, dikutip Minggu 10 Mei 2026.

Di sisi lain, Gus Ipul menyebut nama-nama yang berpotensi maju di dalam pemilihan Ketum baru yakni Menteri Agama Nasaruddin Umar, Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf, dan mantan Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj.

Seluruh nama-nama tersebut memiliki syarat yang cukup, salah satunya pernah menjadi Katib Aam PBNU.

"Salah satu yang berpotensi ya, kalau bicara itu salah satu yang berpotensi karena Pak Nasaruddin Umar juga pernah jadi Katib Aam sebelumnya," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Gus Yahya dulu juga pernah jadi Katib Aam sebelumnya, Kyai Said kalau nggak salah sebelumnya juga pernah jadi Katib Aam. Jadi semuanya sebenernya punya potensi ya punya potensi tinggal berkenan apa nggak," sambungnya.

Meski begitu, ia mengungkapkan, bahwa siapa saja berhak untuk maju sebagai ketua umum jika telah memenuhi syarat dan kriteria yang ditetapkan.

NU Lampung Gelar Konsolidasi Internal

NU Lampung Tak Ingin Calon Ketua Umum PBNU Terjun ke Dunia Politik, Ini Alasannya

Terkait hasil keputusan pengurus NU se-Lampung itu, salah satu bakal calon Ketum PBNU KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam menyambut positif dan memberi apresiasi.

VIVA.co.id

13 Juli 2026