BPBD Belitung distribusi 381.200 liter air bersih atasi kekeringan - ANTARA News Bangka Belitung
Tanjungpandan (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mencatat telah mendistribusikan sebanyak 381.200 liter air bersih kepada masyarakat di daerah itu yang terdampak kekeringan akibat kemarau.
"Kami telah mendistribusikan sebanyak 381.200 liter air bersih kepada warga yang mengalami kekeringan dampak kemarau panjang," kata Kepala Pelaksana BPBD Belitung, Zainal Harison, di Tanjungpandan, Rabu.
Ia mengatakan, layanan distribusi air bersih BPBD Belitung telah menjangkau sebanyak 120 titik di daerah itu.
Menurut dia, jumlah penerima manfaat dari pendistribusian air bersih BPBD Belitung telah mencapai 1.752 Kepala Keluarga (KK) atau sebanyak 6.153 jiwa.
"Memang permintaan air bersih dari masyarakat mengalami peningkatan signifikan akibat dampak kemarau panjang," ujarnya.
Zainal menjelaskan, selain disalurkan langsung kepada masyarakat, pihaknya juga mendistribusikan air bersih ke sejumlah fasilitas umum dan sosial guna memenuhi kebutuhan air bersih di fasilitas tersebut.
Dikatakan adapun fasilitas yang telah menerima pasokan air bersih meliputi lima perkantoran, lima sekolah, dua masjid, dan satu fasilitas umum.
"Kami juga mendistribusikan air bersih ke sekolah karena banyak sumber air bersih di sekolah yakni sumur mengalami kekeringan," katanya.
Ia mengimbau masyarakat agar dapat menghemat dan menggunakan air bersih secara bijak dalam kehidupan sehari-hari, mengingat musim kemarau di wilayah itu masih akan berlangsung panjang.
"Kami mengimbau masyarakat mengurangi penggunaan air untuk hal-hal yang kurang mendesak serta mengutamakan untuk kebutuhan pokok seperti minum, memasak, mandi, dan mencuci," ujarnya.
Zainal mengatakan masyarakat diharapkan dapat menampung cadangan air bersih sebagai langkah antisipasi saat pasokan berkurang.
"Kemudian melindungi sumber-sumber air bersih yang ada dari pencemaran sampah maupun kerusakan lingkungan," katanya.
Ia menambahkan, BPBD Belitung juga membuka layanan darurat bagi warga yang mengalami krisis atau kesulitan air bersih.
"Namun kami menyarankan agar bisa kolektif artinya warga bisa beramai-ramai sehingga penyaluran air bersih menjadi lebih efektif," ujarnya.
Pewarta: Kasmono/Apriliansyah
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.