BPBD Kuningan: 200 personel masih tangani kebakaran TPSA Ciniru
Kuningan (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menyebut sekitar 200 personel gabungan masih berjibaku untuk menangani kebakaran di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Ciniru, Kamis.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan Indra Bayu dikonfirmasi di Kuningan, Kamis, mengatakan tim gabungan dibagi ke sejumlah regu untuk menangani titik api yang tersebar di sisi utara dan selatan area TPSA.
"Tim gabungan masih melakukan pemadaman di sejumlah titik api yang tersebar di area TPSA," katanya.
Ia mengatakan pemadaman pada Kamis dilakukan mulai pukul 08.30 hingga 17.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan pemantauan kondisi lokasi mulai pukul 19.00 WIB.
Untuk memudahkan pemadaman, kata dia, petugas memanfaatkan drone thermal guna memetakan titik panas dan lokasi api yang masih muncul di antara tumpukan sampah.
Baca juga: BNPB: Alat berat dikerahkan padamkan kebakaran TPA Malabar di Cilacap
Dia mengatakan pemetaan menggunakan drone thermal membantu tim menentukan lokasi yang perlu mendapat penanganan sehingga pemadaman dapat dilakukan secara lebih terarah.
“Penanganan kebakaran melibatkan BPBD Kabupaten Kuningan, Dinas Lingkungan Hidup, pemadam kebakaran, TNI, Polri, BPBD dan sejumlah perangkat daerah di tingkat provinsi serta kabupaten,” katanya.
Ia menyampaikan tim tersebut mendapat dukungan kendaraan tangki air dan dua ekskavator, untuk membantu proses pemadaman serta penanganan tumpukan sampah yang terbakar.
"Penanganan lanjutan untuk Jumat (14/8) akan ditetapkan setelah briefing dan evaluasi tim gabungan," ujarnya.
Berdasarkan laporan sementara BPBD Kabupaten Kuningan, area TPSA yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar lima hektare dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kebakaran TPSA UPTD Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kuningan di Blok Bubulak Titisara, Desa Ciniru, diketahui sejak Rabu (12/8), sekitar pukul 04.00 WIB.
Saat itu, petugas mencium bau asap dan melihat api serta kepulan asap dari tumpukan sampah yang kemudian menyebar dengan cepat.
Penanganan dilakukan secara bertahap sejak Rabu (12/8), lalu dilanjutkan pada Kamis dengan penambahan personel, alat pelindung diri, serta peralatan pendukung pemadaman.
Baca juga: Pemkab Kuningan kerahkan tim gabungan tangani kebakaran TPSA Ciniru
Baca juga: Antisipasi Karhutla, Banten bentuk Satgas Terpadu jaga kawasan TPA
Pewarta: Fathnur Rohman
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.