Kabupaten Bogor (ANTARA) - Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak generasi muda memaknai kemerdekaan dengan menghargai perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kedaulatan bangsa.

"Para pahlawan berjuang bukan hanya dengan keringat, bukan hanya dengan tenaga, bukan hanya dengan waktu, tapi tetesan darah, bahkan mengorbankan jiwa dan raganya," kata Rudy di Alun-alun Kabupaten Bogor, Cibinong, Kamis.

Ia menyampaikan pesan tersebut kepada para pelajar dan pemuda saat memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober.

Menurut Rudy, kebebasan yang kini dinikmati masyarakat, termasuk kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat, tidak terlepas dari perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Ia mengingatkan generasi muda agar tidak memandang kemerdekaan sebagai sesuatu yang diperoleh begitu saja, melainkan hasil perjuangan panjang dengan pengorbanan besar.

"Maka pada saat kita menikmati kemerdekaan, maknai lah kemerdekaan itu bahwa kita tinggal di sebuah bangsa yang diperjuangkan dengan tetesan keringat, tetesan darah, jutaan nyawa yang dikorbankan untuk kedaulatan bangsa kita," ujarnya.

Rudy juga menjadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum mengenang perjalanan bangsa dalam mempertahankan kedaulatan setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Ia menyinggung peristiwa 30 September 1965 sebagai salah satu bagian sejarah bangsa yang perlu dikenang, termasuk gugurnya para pahlawan revolusi.

Menurut dia, perjalanan sejarah tersebut menunjukkan bahwa perjuangan bangsa tidak berhenti setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan.

"Ini menjadi sebuah momentum kita bersama-sama Pemerintah Kabupaten Bogor mengenang sejarah bangsa Indonesia. Kita mengenang perjuangan-perjuangan para pahlawan kita," kata Rudy.

Ia mengatakan, nilai perjuangan tersebut juga relevan dalam pembangunan Kabupaten Bogor yang membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat.

Rudy menekankan pentingnya kebersamaan dan semangat gotong royong antara pemerintah dan masyarakat dalam menjalankan pembangunan daerah.

"Membangun bangsa, membangun sebuah wilayah Pemerintah Kabupaten Bogor, kita butuh kebersamaan bersama-sama. Kita butuh gotong royong juga bersama-sama," ujarnya.

Ia menambahkan aparatur Pemerintah Kabupaten Bogor juga harus memaknai semangat tersebut dengan menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.