Petugas menemukan dua korban dalam kebakaran di Trans Home Sleman
Petugas menemukan dua korban dalam kebakaran di Trans Home Sleman
Kamis, 1 Oktober 2026 20:25 WIB
Situasi lalu lintas di sekitar lokasi kebakaran Supermarket Trans Home, Jalan Yogyakarta-Solo Kilometer 11, Kalurahan Kalitirto, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (1/10). (ANTARA/Agung Dwi Prakoso)
Yogyakarta (ANTARA) - Petugas pemadam kebakaran menemukan dua korban yang diduga meninggal dunia dalam insiden kebakaran di Gedung Trans Home, Jalan Yogyakarta-Solo Kilometer 11, Kalurahan Kalitirto, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis.
Koordinator Unit Siaga SAR Sleman Dhedi Prasetya, di Sleman, Kamis, mengatakan evakuasi korban dilakukan setelah petugas memastikan kondisi lapangan aman untuk dilakukan pencarian.
"Proses evakuasi tadi korban ditemukan oleh teman-teman yang melakukan pemadaman, tapi belum bisa untuk melakukan evakuasi. Akhirnya mereka keluar untuk berkoordinasi kembali untuk proses evakuasi," katanya.
Berdasarkan identifikasi awal, menurut dia, kedua korban berjenis kelamin perempuan dan ditemukan dalam posisi berdekatan di sekitar tangga lantai tiga gedung tersebut.
"Posisi korban berada di lantai tiga berdekatan. Kedua korban berdekatan, berada di sekitar dekat tangga," ujarnya.
Ia menyebut kondisi kedua korban saat dievakuasi petugas dalam keadaan henti napas dan tidak teraba denyut nadi, kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY.
"(Jenis kelamin) pastinya masih proses identifikasi. Tapi dari info awal tadi yaitu korban atas nama Ibu W dan Ibu S, perempuan," katanya.
Menurut dia, petugas dibekali alat self-contained breathing apparatus (SCBA) untuk membantu pernapasan saat melakukan evakuasi korban karena kondisi asap tebal di dalam gedung dapat membahayakan petugas.
"Teman-teman menggunakan SCBA dan juga peralatan-peralatan untuk membuka pintu, misalkan ada pintu yang tidak bisa dibuka," ujarnya.
Proses evakuasi korban, lanjut dia, dilakukan oleh delapan personel yang masuk ke dalam gedung karena akses di dalam relatif sempit.
"Yang lain standby di luar. Untuk yang masuk seluruhnya ada delapan personel karena aksesnya cukup sempit, jadi kita batasi untuk jumlah personelnya," katanya.
Ia menjelaskan beberapa kendala yang dialami petugas saat mengevakuasi korban, di antaranya banyak timbulan asap berbahan kimia yang mengepul di dalam ruangan.
"Ini termasuk evakuasi dengan medan sempit dan juga banyak hazmat ataupun benda-benda berbahaya, bahan-bahan beracun yang bisa menyebabkan tim evakuasi fail. Jadi perlu tim yang benar-benar kompeten," ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Berbah, Sleman, AKP Fitrianto Heri Nugroho mengonfirmasi adanya dua korban dalam insiden kebakaran Trans Home dan menyebut korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani identifikasi.
"Ya (korban seorang karyawan)," jawabnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Petugas temukan dua korban dalam kebakaran di Trans Home Sleman
Pewarta : Agung Dwi Prakoso
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026