China Guncang Industri Jerman, Volkswagen Berencana Pangkas 100 Ribu Pekerja |Republika Online
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Volkswagen sedang mempertimbangkan restrukturisasi terbesar dalam sejarah perusahaan. Produsen mobil terbesar Eropa itu mengkaji pengurangan hingga 100 ribu pekerjaan di seluruh dunia serta kemungkinan penutupan empat pabriknya di Jerman setelah 2030.
Rencana tersebut belum disetujui dan masih menghadapi penolakan dari perwakilan pekerja. Namun, skala pemangkasan yang sedang dibicarakan memperlihatkan beratnya tekanan terhadap Volkswagen sekaligus industri manufaktur Jerman.
CEO Volkswagen Oliver Blume mengatakan perusahaan harus menekan biaya lebih dalam untuk menghadapi persaingan produsen otomotif China, tarif impor Amerika Serikat, melemahnya permintaan di Eropa, dan kemerosotan bisnis di pasar China.
Blume telah mengusulkan agar pengurangan pekerjaan yang sebelumnya direncanakan sekitar 50 ribu posisi di seluruh Volkswagen Group ditambah sekitar 50 ribu lagi. Dengan demikian, jumlah pekerjaan yang berpotensi terdampak dapat mencapai 100 ribu.
Reuters pada Jumat (24/7/2026) melaporkan, Blume juga memperingatkan empat pabrik Volkswagen di Jerman dapat terancam setelah 2030. Akan tetapi, rencana lengkap tersebut belum memperoleh persetujuan dewan pengawas perusahaan karena ditentang perwakilan pekerja. Keputusan strategis baru diharapkan diambil sebelum akhir 2026.
Empat fasilitas yang sebelumnya disebut dalam pembahasan restrukturisasi adalah pabrik Volkswagen di Hannover, Emden, dan Zwickau, serta pabrik Audi di Neckarsulm. Menurut dua sumber yang mengetahui rencana tersebut, penutupan keempat fasilitas itu dapat menempatkan lebih dari 45 ribu pekerjaan dalam risiko. Namun, penutupan pabrik masih berupa opsi dan belum menjadi keputusan perusahaan.
Bukan Pemecatan 100 Ribu Pekerja yang Telah Diputuskan
Angka 100 ribu perlu ditempatkan secara hati-hati. Volkswagen belum mengumumkan keputusan final untuk memberhentikan 100 ribu pekerja.
Dalam memo internal yang dilihat Reuters pada 13 Juli 2026, Blume menyebut penghitungan teoritis menunjukkan Volkswagen mungkin memerlukan pengurangan sekitar 50 ribu pekerjaan tambahan di seluruh dunia. Perusahaan masih menilai berapa banyak penyesuaian yang benar-benar diperlukan dan dapat dilaksanakan pada setiap merek, perusahaan, dan wilayah.
Volkswagen Group sebelumnya telah merencanakan pengurangan sekitar 50 ribu pekerjaan, termasuk di unit-unit seperti Audi dan Porsche. Di dalam angka itu terdapat kesepakatan resmi antara Volkswagen AG dan perwakilan pekerja pada Desember 2024 untuk mengurangi lebih dari 35 ribu posisi secara sosial bertanggung jawab di lokasi-lokasi Volkswagen di Jerman hingga 2030.
Kesepakatan 2024 tersebut juga mencakup pengurangan kapasitas produksi tahunan di pabrik-pabrik Jerman sekitar 734 ribu kendaraan dan penghematan biaya berkelanjutan lebih dari 15 miliar euro per tahun dalam jangka menengah.
Artinya, angka 100 ribu bukanlah pengumuman pemutusan hubungan kerja secara langsung. Angka itu merupakan jumlah maksimal yang muncul dari rencana awal dan penghitungan restrukturisasi lanjutan yang masih harus dinegosiasikan.