Citra satelit menunjukkan sungai mengering dan kini menjadi "pasir gosong". Foto diambil Juli 2026 dan Agustus 2025. Ini pun mengancam listrik dua negara.

Sebuah citra satelit memperlihatkan penurunan permukaan air di sepanjang gosong pasir Sungai Donau, dekat Wina, Austria, pada 30 Juli 2026. (European Union/Copernicus Sentinel-2/Handout via REUTERS)

Citra satelit memperlihatkan menyusutnya permukaan air Sungai Danube di dekat Wina, Austria. Foto diambil 30 Juli sebagaimana dipublikasikan Reuters Kamis (6/8/2026). Dilaporkan penurunan debit sungai terjadi akibat gelombang panas ekstrem yang melanda Eropa dan memicu kekeringan di berbagai wilayah. Pada gambar itu di tengah aliran sungai, pasir-pasir berwarna hitam bermunculan membentuk "daratan" di tengah jalur air. (European Union/Copernicus Sentinel-2/Handout via REUTERS)

Sebuah citra satelit memperlihatkan ketinggian air di sepanjang beting pasir Sungai Donau, dekat Wina, Austria, pada 7 Agustus 2025.

Penyusutan ini tidak terlihat pada Agustus 2025. Pada citra satelit yang diambil pada 7 Agustus tahun lalu, diperlihatkan bagaimana kondisi Sungai Danube masih dipenuhi air. Saat ini, area yang sebelumnya masih tergenang kini berubah menjadi gundukan "pasir gosong", menggambarkan dampak pemanasan global yang kian parah di Eropa, benua dengan laju pemanasan tercepat di dunia. (European Union/Copernicus Sentinel-2/Handout via REUTERS)

Sebuah citra satelit memperlihatkan penurunan permukaan air di sepanjang gosong pasir Sungai Donau, dekat Bratislava, Slovakia, pada 30 Juli 2026.

Gambar kedua juga menunjukan sisi lain sungai ini di Juli lalu. Surutnya permukaan air Sungai Danube berdampak langsung pada pasokan energi di kawasan. Produksi listrik tenaga nuklir di Hungaria dan listrik tenaga air di Serbia menurun akibat rendahnya debit sungai yang mengalir dari Jerman menuju Laut Hitam melalui kota-kota besar seperti Wina, Budapest, dan Beograd. (European Union/Copernicus Sentinel-2/Handout via REUTERS)

Sebuah citra satelit memperlihatkan ketinggian air di sepanjang beting pasir Sungai Donau, dekat Bratislava, Slowakia, pada 7 Agustus 2025.

Di Hungaria, pembangkit listrik tenaga nuklir Paks yang memasok hampir separuh kebutuhan listrik nasional menghentikan operasinya pada Senin. Penghentian diperkirakan berlangsung selama beberapa pekan karena permukaan air Sungai Danube yang digunakan sebagai sumber pendingin reaktor dinilai terlalu rendah untuk menjamin operasi yang aman. Perlu diketahui, foto pada gambar memperlihatkan aliran sungai pada slide 3 di Agustus 2025 yang masih dipenuhi air. (European Union/Copernicus Sentinel-2/Handout via REUTERS)

Sebuah citra satelit memperlihatkan penurunan permukaan air di sepanjang gosong pasir Sungai Donau di Budapest, Hungaria, pada 1 Agustus 2026.

Sementara itu, produksi listrik di PLTA Djerdap 1, pembangkit listrik tenaga air terbesar di Serbia, turun hingga 20% dari kapasitas normal. Direktur produksi Davor Maljokovic mengatakan kepada Reuters, menyusutnya jalur pelayaran di sekitar pembangkit telah memunculkan gundukan pasir dan endapan kerikil yang menghambat operasional. (European Union/Copernicus Sentinel-2/Handout via REUTERS)

Sebuah citra satelit memperlihatkan ketinggian air di sepanjang beting pasir Sungai Donau di Budapest, Hungaria, pada 9 Agustus 2025.

Krisis air mengganggu sistem pendingin PLTU Kostolac di Serbia sehingga produksi listrik dikurangi. Serbia dan Hungaria berencana meningkatkan impor listrik untuk menutup kekurangan pasokan, tetapi langkah itu diperkirakan menaikkan biaya karena tingginya permintaan di pasar spot selama gelombang panas melanda Eropa. (European Union/Copernicus Sentinel-2 /Handout via REUTERS)

Sebuah citra satelit memperlihatkan penurunan permukaan air di sepanjang gosong pasir Sungai Donau, dekat Wina, Austria, pada 30 Juli 2026. (European Union/Copernicus Sentinel-2/Handout via REUTERS)

Sebuah citra satelit memperlihatkan ketinggian air di sepanjang beting pasir Sungai Donau, dekat Wina, Austria, pada 7 Agustus 2025.

Sebuah citra satelit memperlihatkan penurunan permukaan air di sepanjang gosong pasir Sungai Donau, dekat Bratislava, Slovakia, pada 30 Juli 2026.

Sebuah citra satelit memperlihatkan ketinggian air di sepanjang beting pasir Sungai Donau, dekat Bratislava, Slowakia, pada 7 Agustus 2025.

Sebuah citra satelit memperlihatkan penurunan permukaan air di sepanjang gosong pasir Sungai Donau di Budapest, Hungaria, pada 1 Agustus 2026.

Sebuah citra satelit memperlihatkan ketinggian air di sepanjang beting pasir Sungai Donau di Budapest, Hungaria, pada 9 Agustus 2025.