Damkar Natuna padamkan kebakaran 17 hektare lahan di 2 lokasi

Senin, 10 Agustus 2026 16:10 WIB

Image Print

Proses pemadaman api di Kecamatan Batubi pada Ahad (9/8/2026). ANTARA/HO-Pemkab Natuna

Natuna (ANTARA) - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, memadamkan kebakaran lahan seluas 17 hektare di dua lokasi berbeda.

Kepala Disdamkarmat Kabupaten Natuna Syawal dikonfirmasi dari Natuna, Senin, mengatakan kebakaran terjadi di kawasan Puak, Kecamatan Bunguran Timur dan Sedarat Baru, Kecamatan Bunguran Batubi pada Ahad (9/8).

"Kebakaran semalam luas, untuk penyebab kebakaran belum diketahui," katanya.

Ia menjelaskan kebakaran di kawasan Puak telah menghanguskan lahan seluas dua hektare. Kejadian itu dilaporkan pada pukul 10.45 WIB. Petugas kemudian mengerahkan satu unit armada pemadam kebakaran dan melakukan awal pemadaman pada pukul 10.58 WIB. Pemadaman dilakukan hingga pukul 11.26 WIB.

Sementara itu, lahan yang terbakar di Sedarat Baru diperkirakan mencapai 15 hektare. Dalam penanganan kebakaran tersebut, petugas Damkar bersama pemerintah desa, masyarakat, dan personel pemadam dari Polri melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan hingga pukul 17.16 WIB.

Baca juga: Diskominfo Batam terus pantau 48 CCTV, demi respons cepat keadaan darurat

Kejadian pada lokasi ini, dilaporkan pada pukul 14.48 WIB. Petugas berangkat menggunakan satu unit armada pada pukul 14.57 WIB dan tiba di lokasi sekitar, kemudian melakukan pemadaman pada pukul 15.46 WIB.

Syawal mengatakan seluruh personel yang diturunkan merupakan Regu Alpha. Setelah memastikan kondisi di lokasi aman, armada dari lokasi Sedarat Baru kembali ke markas pada pukul 18.12 WIB dan tiba pukul 19.27 WIB.

Ia menjelaskan luas lahan yang terbakar berdampak buruk pada lingkungan karena asap dan abu bertebaran di udara. Selain itu, vegetasi juga rusak.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan, terutama saat kondisi cuaca kering, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api.

Pewarta : Muhamad Nurman
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.