Padang (ANTARA) - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan program edukasi kebencanaan bertajuk “Komik Digital Berbasis Mobile untuk Meningkatkan Literasi dan Kesiapsiagaan Mitigasi Bencana Hidrometeorologi pada Anak di Nagari Rawan Bencana”.

"Program tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan anak-anak terhadap ancaman bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan cuaca ekstrem, melalui media pembelajaran komik digital yang dapat diakses menggunakan telepon pintar dan perangkat mobile, kata Ketua Tim Pengabdian, Dr. Mahesi Agni Zaus, di Padang, Senin.

Ia menjelaskan komik digital berbasis mobile dikembangkan sebagai media edukasi yang interaktif dan kontekstual.

Melalui cerita bergambar yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, anak-anak diajak memahami konsep mitigasi bencana dengan cara yang menyenangkan, sehingga materi lebih mudah dipahami dan diingat.

Kegiatan ini digelar di SD Negeri 01 Bungo Pasang, Kota Padang, Jumat (7/8), dan dilaksanakan melalui kerja sama dengan Kelompok Siaga Bencana (KSB) yang diketuai oleh Yuliasman, S.Sos.

Sebagai narasumber, Dr. Andrian memberikan edukasi mengenai pentingnya mitigasi bencana sejak usia dini.

Dalam paparannya, ia menekankan bahwa anak-anak perlu dibekali pengetahuan dasar mengenai potensi bencana di lingkungan sekitar, cara mengenali tanda-tanda bahaya, serta langkah-langkah penyelamatan diri yang tepat ketika terjadi keadaan darurat.

“Pendidikan kebencanaan harus dimulai sejak dini agar anak-anak memiliki kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan dasar dalam menghadapi bencana. Penyampaian materi melalui komik digital menjadi pendekatan yang lebih menarik dan mudah dipahami oleh peserta didik,” kata Dr. Andrian.

Ketua KSB Yuliasman, S.Sos. menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan tim pengabdi UNP.

Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat merupakan langkah strategis dalam memperkuat kapasitas masyarakat, khususnya anak-anak, di kawasan yang memiliki risiko bencana hidrometeorologi.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Para siswa mengikuti sesi penyuluhan, diskusi, simulasi sederhana, serta membaca komik digital secara aktif.

Suasana semakin meriah, ketika panitia memberikan berbagai hadiah menarik kepada peserta, yang mampu menjawab pertanyaan dan berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.

Hadiah tersebut menjadi bentuk apresiasi, sekaligus motivasi bagi anak-anak untuk terus meningkatkan pengetahuan mereka mengenai kesiapsiagaan bencana.

Kepala SD Negeri 01 Bungo Pasang, Yuni Hayati Putri, S.Pd.SD, menyambut baik pelaksanaan program tersebut.

Menurutnya, edukasi kebencanaan yang dikemas melalui media digital menjadi pendekatan yang efektif untuk meningkatkan kesadaran, dan kesiapsiagaan peserta didik dalam menghadapi potensi bencana di lingkungan sekitar.

Tim pengabdian yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri atas, Ade Irferamuna, M.Pd., Hayyu Yumna, M.Pd., Dr. Rizky Ema Wulansari, S.Pd., M.Pd.T., dan Dr. Syaiful Islami, S.Pd., M.Pd.T.

Seluruh anggota tim berkontribusi dalam pengembangan media komik digital, penyusunan materi, pelaksanaan edukasi, dan pendampingan peserta.

Melalui kegiatan ini, Universitas Negeri Padang berharap literasi kebencanaan anak-anak di wilayah rawan bencana dapat meningkat, sehingga mereka menjadi generasi yang lebih tangguh, adaptif, dan siap menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi.

Program ini, juga menjadi bagian dari komitmen UNP dalam mendukung penguatan pendidikan kebencanaan berbasis teknologi, serta pemberdayaan masyarakat di Sumatera Barat.

Kegiatan pengabdian ini, turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan literasi kebencanaan berbasis teknologi digital bagi anak-anak.

Kemudian SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, dengan meningkatkan kapasitas masyarakat di kawasan rawan bencana,

SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, melalui edukasi mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi yang semakin dipengaruhi oleh perubahan iklim.

Lalu SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antara Universitas Negeri Padang, SD Negeri 01 Bungo Pasang, dan Kelompok Siaga Bencana dalam membangun masyarakat yang lebih tangguh terhadap risiko bencana.

Program ini diharapkan dapat menjadi model edukasi kebencanaan berbasis teknologi digital, yang dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain di wilayah rawan bencana, sehingga upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dapat dimulai sejak usia dini, melalui pendekatan pembelajaran yang inovatif, menarik, dan mudah diakses.