Dansat Brimob Kaltara pimpin pendinginan untuk pastikan karhutla padam
Dansat Brimob Kaltara pimpin pendinginan untuk pastikan karhutla padam
Minggu, 6 September 2026 20:37 WIB
Dansat Brimob Polda Kaltara Kombes Pol Sutrisno Hady Santoso memimpin pendinginan karhutla di Selimau, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kaltara, Sabtu sore (5/9/2026). (ANTARA/HO-Bidhumas Polda Kaltara)
Tanjung Selor (ANTARA) - Komandan Satuan (Dansat) Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) Kombes Pol Sutrisno Hady Santoso memimpin langsung pemadaman dan pendinginan untuk memastikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) benar-benar padam.
“Bersama 10 personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Kaltara dan petugas gabungan dari instansi lainnya, kita melakukan pendinginan karhutla di kawasan Selimau, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan Sabtu (5/9),” ujar Kombes Pol Sutrisno Hady Santoso di Tanjung Selor, Kaltara, Minggu.
Dansat Brimob Kaltara menyebutkan, selain personelnya dari Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltara yang dipimpin oleh AKP Edison, dalam pendinginan tersebut juga bersinergi dengan 10 personel TNI AL dan 10 personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulungan.
“Kita bersinergi bersama personel TNI AL dan BPBD Bulungan dalam melaksanakan pemantauan serta upaya pendinginan di area terdampak,” katanya.
Dansat Brimob Polda Kaltara menegaskan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah lanjutan setelah terjadinya kebakaran di kawasan tersebut.
“Monitoring dan pendinginan kita laksanakan untuk memastikan tidak terdapat lagi titik api maupun bara yang berpotensi memicu munculnya kembali kebakaran,” terangnya.
Menurutnya Satbrimob Polda Kaltara turun ke lokasi sebagai bentuk perhatian dan komitmen dalam memastikan setiap proses penanganan karhutla berjalan secara maksimal, terkoordinasi, dan mengutamakan keselamatan personel maupun masyarakat di sekitar lokasi.
Dia mengaku melakukan pengecekan situasi serta memberikan arahan kepada personel yang terlibat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya kembali titik api, terutama pada area yang masih terdapat bara atau asap.
“Penanganan karhutla tidak berhenti setelah api berhasil dipadamkan, tetapi perlu dilanjutkan dengan monitoring dan pendinginan secara menyeluruh untuk memastikan kondisi benar-benar aman,” tegasnya.
Dia menegaskan, monitoring dan pendinginan tersebut merupakan wujud kesiapsiagaan Satbrimob Polda Kaltara dalam menghadapi ancaman karhutla sekaligus memperkuat sinergi bersama TNI dan BPBD dalam menjaga keamanan, keselamatan masyarakat, serta kelestarian lingkungan di wilayah Kaltara.
“Personel harus tetap waspada terhadap kemungkinan munculnya kembali titik api dan terus bersinergi dengan TNI serta instansi terkait. Keselamatan masyarakat dan pencegahan meluasnya karhutla menjadi prioritas utama,” pungkasnya.
Baca juga: Ditsamapta Polda Kaltara gencar edukasi masyarakat bahaya karhutla
Baca juga: Kapolres Tarakan tekankan karhutla batu bara ditangani secara terpadu
Pewarta : Agus Salam
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.