​"Petugas kami secara bergantian turun ke sekolah-sekolah yang sudah dijadwalkan dan dikoordinasikan dengan orang tua, untuk membawa persyaratan penerbitan KIA. Jika syarat lengkap, KIA bisa langsung jadi,"

Mataram (ANTARA) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, tingkatkan layanan penerbitan kartu identitas anak (KIA) melalui program "jemput bola" ke sekolah-sekolah untuk mendekatkan dan mempermudah akses kepemilikan KIA.

"Untuk penerbitan KIA, layanan 'jemput bola' kami mulai dari jenjang TK/RA  hingga tingkat selanjutnya," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dikcapil) Kota Mataram H Mansur di Mataram, Selasa.

Data terakhir, cakupan kepemilikan KIA di Kota Mataram saat ini sudah mencapai 77,79 persen atau 100.259 anak dari target 128.881 anak wajib KIA.

Meskipun cakupan tersebut termasuk tinggi, namun kepemilikan KIA harus terus digencarkan guna mendukung kelengkapan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) serta menindaklanjuti arahan dari kementerian dan Dukcapil Provinsi NTB, sekaligus meningkatkan cakupan kepemilikan KIA di Kota Mataram.

Karena itu, tim Dikcapil terus bergerak aktif ke lapangan menggunakan layanan mobile dengan menggunakan mobil layanan keliling ke sejumlah TK/RA, SD/MI, guna memastikan seluruh anak di Kota Mataram terfasilitasi.

Untuk KIA dimiliki oleh anak usia 0 sampai 17 tahun kurang sehari, karena setelah anak masuk usia 17 tahun, maka KIA akan diganti menjadi kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el).

"Petugas kami secara bergantian turun ke sekolah-sekolah yang sudah dijadwalkan dan dikoordinasikan dengan orang tua, untuk membawa persyaratan penerbitan KIA. Jika syarat lengkap, KIA bisa langsung jadi," katanya. 

Sementara menyinggung tentang ketersediaan blangko KIA, Mansur mengatakan,  masyarakat tidak perlu khawatir sebab stok blangko KIA dipastikan aman dan siap dicetak kapan pun dibutuhkan. 

"Kalau stok blangko KIA aman, kapan pun bisa dicetak. Karena itu layanan KIA  di lapangan bisa langsung jadi," katanya. 

Selain memberikan layanan "jemput bola", untuk meningkatkan cakupan KIA, Dukcapil Kota Mataram secara konsisten memperluas kerja sama (MoU) dengan berbagai mitra usaha setiap tahunnya. 

Langkah itu dilakukan agar KIA tidak sekadar menjadi kartu identitas, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi anak-anak dan orang tua.

Bentuk pemanfaatan tersebut mencakup pemberian diskon atau fasilitas khusus di berbagai tempat yang telah bekerja sama, seperti di toko buku, toko sepatu, tempat rekreasi, kolam renang, pusat permainan anak dan lainnya. 

"Semoga melalui langkah pendekatan layanan dan upaya lainnya itu, dapat memotivasi orang tua untuk penerbitan KIA," katanya.
 

Pewarta : Nirkomala
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026