Pemkab Lombok Tengah dukung proteksi kebakaran Desa Adat Ende
"Kami telah membuat konsep sistem proteksi kebakaran rumah Adat Ende,"
Lombok Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah membuat konsep sistem proteksi kebakaran kawasan rumah Adat Eden Desa Sengkol Kecamatan Pujut dalam rangka memperkuat mitigasi kebencanaan di daerah setempat.
"Kami telah membuat konsep sistem proteksi kebakaran rumah Adat Ende," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Lombok Tengah Supardan di Lombok Tengah, Selasa.
Desain sistem proteksi tersebut telah disampaikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah untuk diusulkan kepada kementerian atau pemerintah pusat.
"Langkah ini salah satu upaya untuk meningkatkan mitigasi pencegahan kebakaran di kawasan destinasi wisata budaya tersebut," katanya.
Ia mengatakan dalam desain sistem proteksi kebakaran yang dibangun di kawasan tersebut di antaranya empat titik Hydrant bai itu di sisi Utara, Timur, Selatan, dan Barat.
Selain itu, reservoir air untuk menjamin ketersediaan air, karena sistem mitigasi kebakaran itu dilengkapi dengan sistem spray air Otomatis yang aktif setiap 1 jam untuk membasahi atap dan lingkungan rumah adat yang terbuat dari kayu dan ilalang.
"Untuk titik pemasangan APAR disiapkan 40 titik, sehingga ketika terjadi kebakaran warga bisa langsung melakukan penanganan mitigasi," katanya.
"Jumlah rumah di kawasan wisata Ende itu sebanyak 25 rumah," katanya.
Ia mengatakan untuk realisasi program ini ditargetkan di 2026 atau paling lambat 2027, karena proteksi kebakaran ini baru diajukan kepada pemerintah pusat.
"Kami berharap program ini bisa diremehkan dalam waktu dekat, sehingga kedepan dapat mencegah terjadinya kebakaran di kawasan tersebut," katanya.
Desa Wisata Sasak Ende adalah destinasi wisata berbasis edukasi budaya mengenai suku masyarakat sasak. Sasak Ende merupakan perkampungan tradisional yang masih menjaga erat tradisi budaya sejak masa leluhur, baik dari bangunan tradisional, adat istiadat, serta keseharian masyarakat lokal suku Sasak Lombok.
Desa Adat Ende ini merupakan desa wisata budaya selain Desa Adat Sade yang ada di wilayah Kecamatan Pujut atau desa penyangga kawasan ekonomi khusus Mandalika.
Di Desa Wisata Sasak Ende ini, wisatawan bisa melihat keseharian masyarakat Sasak, di rumah-rumah adat yang masih terjaga bentuknya sejak masa lampau.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026