Jakarta (ANTARA) - Aktor El Putra Sarira menjajaki perjalanan musik dengan menghadirkan single perdananya berjudul “Memoria” yang menggambarkan potret kenangan.

“Lagu ini menyampaikan gambaran yang lebih luas tentang memori, tentang apa yang tersisa ketika sebuah hubungan atau fase dalam hidup sudah selesai,” ungkap El, dalam keterangan pers yang diterima, Kamis.

Bagi El lagu “Memoria” menjadi langkah awal dalam perjalanan musiknya. “Memoria” berbicara lebih luas tentang bagaimana sebuah hubungan, pertemanan, maupun fase kehidupan dapat berakhir, tanpa membuat kenangan di dalamnya harus ikut menghilang.

Lagu “Memoria” lahir dari workshop pertamanya bersama Petra Sihombing, Mohammed Kamga, dan Iqbal Siregar. Dalam waktu sekitar satu hingga dua jam, ide yang dibawa ke dalam workshop berkembang menjadi sebuah lagu yang kemudian diproduksi lebih lanjut. El sendiri ikut terlibat dalam penulisan lirik dan proses kreatif lagu ini.

Semangat tersebut juga tergambar dalam potongan lirik yang menjadi salah satu inti emosional “Memoria”, “Jangan sedih bila berakhir, tapi senang ini pernah terjadi.”

Karena itu, El tidak ingin “Memoria” hadir semata-mata sebagai lagu sedih tentang kehilangan, justru ingin membawa perasaan yang lebih hangat, tentang berdamai dengan sesuatu yang telah selesai sekaligus mengapresiasi bahwa pernah ada momen indah yang dibagikan bersama.

Melalui “Memoria”, El ingin mengajak pendengar melihat kembali hal-hal yang pernah membuat mereka bahagia.

“Harapan aku, ‘Memoria’ bisa diterima dengan baik dan dinikmati dengan hati yang baik oleh semua yang mendengarkan, termasuk supporter-supporter-ku,” ujar El.

“Memoria” yang menandai single perdana El Putra Sarira itu sudah dapat didengarkan di berbagai platform musik digital mulai 24 September 2026.

Sebelumnya, El Putra Sarira dikenal melalui perannya sebagai Rangga dalam film “Rangga & Cinta”. Dalam film tersebut, El turut membawakan dua lagu, yaitu “Suara Hati Seorang Kekasih” dan “Tentang Seseorang”.

Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.