Fajar/Fikri bertahan di peringkat dua dunia BWF
Jakarta (ANTARA) - Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri bertahan di peringkat kedua dunia dalam daftar terbaru Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang dirilis Selasa.
Fajar/Fikri mengoleksi 94.453 poin dan berada di bawah pasangan Korea Selatan Kim Won-ho/Seo Seung-jae yang masih memimpin peringkat dunia dengan 115.899 poin.
Posisi ketiga ditempati Liang Wei Keng/Wang Chang dari China dengan 94.089 poin setelah pasangan tersebut menjuarai Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India.
Aaron Chia/Soh Wooi Yik asal Malaysia di peringkat keempat. Aaron/Soh yang menjadi runner-up Kejuaraan Dunia mengoleksi 88.884 poin.
Fajar/Fikri sendiri terhenti pada perempat final Kejuaraan Dunia setelah kalah dari Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan asal Taiwan 19-21, 16-21.
Baca juga: Fajar/Fikri terlambat adaptasi sehingga terhenti di delapan besar
Meski gagal meraih medali di New Delhi, pasangan Indonesia tersebut tetap mempertahankan posisi kedua dunia yang telah mereka tempati sebelum Kejuaraan Dunia.
Indonesia juga menempatkan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani di peringkat ketujuh dengan 71.746 poin.
Sementara Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berada di posisi ke-12, disusul Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana di peringkat ke-25 dan Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat di urutan ke-27.
Berikut 10 besar peringkat dunia ganda putra BWF per 25 Agustus 2026:
- Kim Won-ho/Seo Seung-jae (Korea Selatan) — 115.899 poin
- Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (Indonesia) — 94.453
- Liang Wei Keng/Wang Chang (China) — 94.089
- Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) — 88.884
- Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India) — 81.831
- Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia) — 77.067
- Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani (Indonesia) — 71.746
- Ben Lane/Sean Vendy (Inggris) — 70.651
- Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang) — 69.290
- Chen Bo Yang/Liu Yi (China) — 65.165.
Baca juga: Apriyani ubah pola untuk adaptasi ganda campuran
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.