Labuhanbatu Raya mulai terpapar asap Karhutla dari Riau - ANTARA News Sumatera Utara
Rantauprapat (ANTARA) - Kabut asap mulai terasa di sejumlah wilayah Labuhanbatu Raya, Sumatera Utara berkaitan dengan sebaran asap kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla yang terbawa angin dari wilayah Riau.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebaran asap mulai meluas ke sejumlah wilayah di Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara dan Labuhanbatu Selatan.
Kondisi udara berkabut juga terlihat di wilayah, Kotapinang, Kota Rantauprapat dan Aek Kanopan, kabut asap terlihat menyelimuti wilayah tersebut sejak pagi hingga sore hari serta udara terasa panas menyengat.
Kepala Manggala Agni Daops Labuhanbatu Raya Kementerian Kehutanan, Asima Rohana Simbolon, Selasa, ketika dihubungi dari Rantauprapat mengatakan kabut asap yang menyelimuti Labuhanbatu Raya diduga terbawa angin dari wilayah Riau.
Untuk asap yang menyelimuti Labuhanbatu Raya, kemungkinan besar terbawa angin dari kerumutan wilayah Riau dan asap bergerak dari arah selatan menuju utara.
Sementara, berdasarkan pantauan satelit pada Selasa (25/8/2026), terdapat satu titik panas yang terdeteksi di Desa Wonosari, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu.
Menurut Asima, dengan adanya titik panas tersebut, masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya kebakaran lahan di wilayah Labuhanbatu Raya.
"Untuk kemungkinan asap dari provinsi di bawah kita, bisa saja terbawa angin. Namun, saat ini juga ada kebakaran di Desa Wonosari, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu. Kondisinya masih aman," ujar Asima Simbolon.
Dandim 0209/LB Letkol Kav. Hanung Kaptiaji mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kabut asap, terutama anak-anak, lansia dan warga yang memiliki gangguan pernapasan.
Kondisi kabut asap tersebut telah menjadi perhatian pemerintah daerah bersama instansi terkait.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kebakaran lahan di lingkungan masing-masing agar dapat ditangani dengan cepat.
"Kondisi kabut asap ini sudah mendapat perhatian pemerintah daerah bersama instansi terkait. Warga diimbau memakai masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan," jelas Letkol Kav. Hanung Kaptiaji.
Pewarta: Kurnia Hamdani
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.