Gali Tanah dari Bekasi Tembusnya ke Kolombia, Kalau Tengah Kalimantan?
Jakarta -
Pernah penasaran, kira-kira kalau kamu gali tanah di bawah kakimu berpijak, bakal nembus ke negara belahan mana? Jawabannya nggak perlu benar-benar digali sendiri, kamu bisa menemukannya dengan situs ThroughEarth.com.
Cukup beri tahu situs web gratis ini dari mana kamu ingin mulai menggali, dan situs tersebut akan segera menampilkan titik yang tepat di sisi seberang bola dunia, yang berjarak sekitar 12.742 kilometer.
Saat kamu melakukan perjalanan tersebut, sebuah animasi akan membawa kamu menembus kerak, mantel, dan inti Bumi, hingga keluar di sisi seberangnya. Kamu juga bisa menemukan berbagai informasi lain mengenai bagian dalam dan geologi Bumi, seperti suhu ekstrem yang bakal kamu alami serta berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk jatuh bebas menempuh jarak tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir IFLScience, proyek ini bermula dari rasa ingin tahu seorang anak.
"Ide awalnya justru muncul dari momen yang sangat biasa bersama anak-anak saya," ujar Martin Krpelan, sosok di balik situs web tersebut, kepada situs berita tersebut.
"Kami sedang berada di taman bermain dan mulai membicarakan apa yang akan terjadi jika kami bisa menggali lubang lurus menembus tanah, di mana kami akan muncul nantinya? Itu sebenarnya pertanyaan khas anak-anak, tetapi terus membekas di benak saya," akunya.
Bumi didominasi oleh perairan
Fakta menariknya begini, kalau kamu menggali lurus ke bawah dari Amerika Serikat atau wilayah mana pun di Amerika Utara, kamu tidak akan muncul di China. Sebaliknya, jika kamu menggali dari Los Angeles, kamu akan muncul di tengah Samudra Hindia, sekitar 1.530 kilometer dari daratan terdekat.
Jika memulai dari London, kamu akan muncul di Samudra Pasifik bagian selatan, sekitar 740 kilometer dari Selandia Baru.
Faktanya, hanya 15% wilayah daratan dunia yang memiliki daratan lain tepat di sisi seberangnya. Jadi, kemungkinan besar di mana pun kamu memulai, kamu akan 'mendarat' di tengah samudra.
Penasaran, detikINET sempat coba menggali dari area Bekasi, Jawa Barat dan mendapati animasi membawa kami ke Kolombia, Amerika Serikat. Sementara saat meletakkan titik di tengah-tengah Pulau Kalimantan, kami dibawa ke Brasil.
Titik awal penggalian ThroughEarth. Foto: ThroughEarth
Dari tengah Pulau Kalimantan jadinya muncul di sini, menurutThroughEarth. Foto: ThroughEarth
Perhitungan di balik peta
Platform interaktif ThroughEarth didasarkan pada data dari Natural Earth dan menggunakan citra ikonik NASA, Blue Marble. Mengenai perhitungan matematikanya, Krpelan mengatakan hal itu sangat sederhana.
"Titik antipoda dari suatu lokasi di Bumi dihitung dengan membalik nilai garis lintang dan menggeser nilai garis bujur sebesar 180 derajat: garis lintang berubah menjadi negatifnya, sedangkan garis bujur digeser 180° dan dinormalisasi kembali ke dalam rentang -180° hingga 180°," jelas Krpelan.
"Hal yang menarik justru terletak pada aspek-aspek di seputar perhitungan tersebut. ThroughEarth juga meninjau kondisi geografis di sekitar kedua titik itu dan menentukan apakah lokasi lawannya berupa daratan atau lautan. Inilah yang memungkinkan kita mengetahui fakta bahwa hanya sekitar 15 persen daratan di dunia yang memiliki daratan lain tepat di sisi seberangnya," lanjutnya.
Perjalanan asli menembus dalam Bumi, mungkinkah?
Bisakah kita suatu saat nanti melakukan perjalanan menembus bagian dalam Bumi? Kemungkinan besar tidak.
Lubang terdalam yang pernah dibor oleh manusia adalah Kola Superdeep Borehole di Rusia. Dengan kedalaman yang tergolong sangat dangkal, hanya 12.263 meter. Angka ini bahkan tidak sampai 0,2% dari jarak menuju inti Bumi, apalagi jarak untuk menembus hingga ke sisi seberangnya.
Kita mungkin tidak akan pernah bisa mencapai pusat Bumi secara langsung. Untungnya nih, ada ThroughEarth yang menghindarkan kita dari perjalanan berat yang penuh dengan suhu serta tekanan ekstrem untuk mencari jawaban random yang ada di otak kita ini.
(ask/afr)
TAGS
LIHAT LAINNYA