Industri Multifinance Jaga Pertumbuhan Laba hingga Semester I-2026
ILUSTRASI. Target Pembiayaan-Pelayanan nasabah di Kantor Cabang MUF (KONTAN/Baihaki)
Reporter: Ade Priyatin | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan pertumbuhan laba industri multifinance pada semester I-2026.
Per Juni 2026, industri multifinance memperoleh laba bersih mencapai Rp12,75 triliun atau meningkat 15,72% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.
Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, sejumlah pemain di industri multifinance juga turut mencatatkan kenaikan perolehan laba hingga paruh pertama tahun ini.
Salah satunya adalah PT Mandiri Utama Finance (MUF) yang berhasil menjaga pertumbuhan laba bersih sebesar 9,4% year on year (YoY) pada Juni 2026.
Baca Juga: Asuransi Syariah Andalkan Instrumen Pendapatan Tetap Guna Jaga Portofolio Investasi
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko MUF, Reza Adriansyah mengatakan kalau perusahaan tetap melihat adanya peluang untuk terus menjaga pertumbuhan laba meski industri pembiayaan masih dihadapkan pada pembiayaan yang menantang.
Katanya, pertumbuhan laba di perseroan itu didukung oleh peningkatan pendapatan, efisiensi yang terjaga, dan kualitas aset yang tetap baik.
"MUF tetap melihat peluang menjaga pertumbuhan laba melalui optimalisasi berbagai segmen pembiayaan, efisiensi, dan kualitas aset yang terjaga," ujarnya kepada Kontan, Rabu (19/8/26).
Selain itu, PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) juga turut mencatatkan pertumbuhan laba yang positif. Per Juli 2026, laba BRI Finance tumbuh sebesar 89% YoY.
"Pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan efisiensi operasional dan pengelolaan aset yang tetap terjaga," ujar Corporate Secretary BRI Finance Aditia Fakhri Ramadhani kepada Kontan, Kamis (20/8/26).
Menurutnya, ruang pertumbuhan laba tetap terbuka meski pembiayaan kendaraan diperkirakan masih akan tertekan. Hal ini bisa diraih melalui upaya pertumbuhan yang selektif dan diversifikasi portofolio.
BRI Finance juga senantiasa menguatkan sinergi dengan BRI Group, memperkuat pembiayaan produktif seperti investasi dan modal kerja, serta menjaga kualitas aset dan efisiensi operasional.
Dengan proyeksi positif dan strategi bisnis yang cermat, industri multifinance diperkirakan bisa terus menjaga pertumbuhan pembiayaan seraya mengerek kenaikan laba hingga akhir tahun ini.
Baca Juga: Hasil Investasi Zurich Syariah Tumbuh 18% pada Semester I-2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Tag
- multifinance
- BRI Finance
- Mandiri Utama Finance MUF
- BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance)