Jakarta (ANTARA) - Petarung BYON Combat Jeka Saragih mengatakan dirinya tetap mengandalkan gaya agresif untuk menundukkan Ammarul Shafiq saat laga perebutan sabuk BYON Kickstriking Asia dalam BYON Combat Showbiz 8 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu (29/8).

Jeka akan menghadapi Ammarul asal Malaysia pada pertarungan utama dalam kelas 67 kilogram-welterweight, yang juga menjadi perebutan satu slot menuju Grand Prix.

"Ukuran gloves (sarung tangan) tidak akan mengubah gaya saya, karena targetnya tetap membuat Ammarul terjatuh," kata Jeka seusai mengikuti proses weigh-in (penimbangan berat badan), Jumat.

Jeka menghadapi tantangan berbeda karena akan bertanding dengan sarung tinju 10 oz (ons) alias bukan 4 ons seperti yang biasa digunakannya dalam pertarungan seni bela diri campuran (MMA).

Perubahan tersebut membuat pertarungan kali ini membutuhkan penyesuaian. Dia bahkan harus menurunkan berat badan lebih dari 20 kilogram untuk menyesuaikan dengan tuntutan pertandingan.

Meski demikian, mantan petarung UFC tersebut tetap yakin bisa menang dengan mengedepankan tekanan dan agresivitas sebagai kekuatan utamanya.

Sementara itu, Ammarul datang dengan modal kemenangan atas Haris Sofyan di Malaysia. Petarung asal Malaysia tersebut akan menghadapi Jeka dalam aturan kickstriking yang memiliki karakter berbeda dari pertarungan MMA.

Berdasarkan statistik, Jeka Saragih memiliki rekam jejak sebagai petarung Indonesia pertama yang mendapatkan kontrak UFC. Pengalaman tersebut menjadi salah satu modalnya menghadapi Ammarul dalam laga yang memperebutkan sabuk sekaligus tiket ke babak Grand Prix.

BYON Combat Showbiz 8 digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Sabtu (29/8). Ajang tersebut menghadirkan total 13 laga yang melibatkan 26 petarung, mulai dari boxing hingga kickstriking.

BYON Combat Showbiz menjadi homeground yang menjadi saksi lahirnya sejumlah bintang dan pertarungan ikonik. Pada edisi kedelapan, sejumlah laga memperebutkan sabuk bergengsi, termasuk ICB National Belt dan BYON Kickstriking Asia Title.

Pewarta: Donny Aditra
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.