Jenazah korban KM Virgo 8 asal Tulungagung dimakamkan - ANTARA News Jawa Timur
Tulungagung, Jawa Timur (ANTARA) - Jenazah Yuli Purwanto, warga Desa Besuki, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur yang menjadi korban tenggelam KMP Virgo 8 dipulangkan dan dimakamkan di kampung halamannya, Selasa.
Suasana duka menyelimuti rumah keluarga Yuli saat jenazah tiba sekitar pukul 11.20 WIB setelah diberangkatkan dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menggunakan pesawat pada pagi hari dan dilanjutkan perjalanan darat menuju Tulungagung.
Camat Besuki Andik Andewiyanto mengatakan keluarga korban menerima informasi mengenai keberhasilan identifikasi jenazah pada Senin (28/9) malam, sebelum proses pemulangan dilakukan.
"Informasinya tadi malam keluarga mendapat kabar jika korban berhasil dilakukan identifikasi," katanya.
Setibanya di rumah duka, jenazah Yuli langsung disemayamkan dan kemudian dishalatkan sebelum dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat.
Kedatangan jenazah disambut isak tangis keluarga dan warga yang datang bertakziah.
Yuli diketahui bekerja sebagai sopir truk ekspedisi dan kerap mengirim barang ke wilayah Kalimantan.
Saat insiden KMP Virgo 8 terjadi, ia tengah mengangkut muatan marmer dari Tulungagung menuju Sampit bersama rekannya, Purkam, warga Kecamatan Campurdarat, yang telah lebih dahulu ditemukan dan dimakamkan pada Sabtu (26/9).
Kepergian Yuli meninggalkan seorang istri dan dua anak. Korban juga baru saja menikahkan putrinya pada Agustus 2026.
Perjalanan mengantarkan muatan ke Kalimantan tersebut menjadi keberangkatan pertamanya setelah pernikahan putrinya.
Menantu korban, Ari Wicaksono, mengatakan keluarga masih berduka atas kepergian Yuli, namun bersyukur jenazah dapat ditemukan dan dipulangkan sehingga dapat dimakamkan di kampung halaman.
Bersamaan dengan pemulangan jenazah, Jasa Raharja menyerahkan santunan kepada keluarga korban.
Kepala Kantor Pelayanan Jasa Raharja Tulungagung Ahmad Arif Budiman mengatakan santunan yang diberikan terdiri atas Jasa Raharja Rp50 juta dan Jasa Raharja Putera Rp20 juta.
Dengan ditemukan Yuli Purwanto, masih terdapat dua warga Tulungagung yang menjadi korban insiden KMP Virgo 8 dan belum ditemukan, yakni Iswahyudi dan Sukardi, keduanya warga Desa Majan, Kecamatan Kedungwaru.
Pemerintah dan keluarga korban masih menunggu proses pencarian dan identifikasi terhadap korban lain yang hingga kini belum ditemukan.
Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.