Jurnalis dan awak kapal yang hilang di Selat Sunda jadi topik pemberitaan media Malaysia
Jurnalis dan awak kapal yang hilang di Selat Sunda jadi topik pemberitaan media Malaysia
Kamis, 10 September 2026 11:46 WIB
Personel Basarnas bersiap menerbangkan pesawat nirawak saat pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Rabu (9/9/2026). Tim SAR gabungan memperluas cakupan area pencarian dan membagi operasi menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU) pada hari kedua pencarian delapan penumpang kapal cepat rombongan jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/nym.
Kuala Lumpur (ANTARA) - Kabar mengenai jurnalis dan awak kapal Indonesia yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, menjadi salah satu topik pemberitaan di sejumlah media arus utama Malaysia.
Pantauan ANTARA di Kuala Lumpur, Kamis pagi, media Malaysia antara lain RTM, Astro Awani, TVS, Utusan Malaysia, Buletin TV3 hingga Berita Harian, memberitakan hilangnya lima jurnalis Indonesia, beserta satu kapten kapal, satu anak buah kapal dan satu pemandu dalam misi peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Lima jurnalis dilaporkan hilang kontak saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau menggunakan speedboat di perairan Selat Sunda, Banten.
Selain lima jurnalis, terdapat tiga orang lain yang berada di dalam kapal, yakni nakhoda, anak buah kapal (ABK), dan seorang pemandu.
Dengan demikian, total terdapat 8 orang yang masih dalam pencarian berdasarkan data dari Kantor SAR Banten.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Jurnalis hilang di Selat Sunda jadi topik pemberitaan media Malaysia
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.