Rasa percaya antara ibu-anak penting untuk sukseskan toilet training - ANTARA News Kalimantan Barat
Jakarta (ANTARA) - Membangun rasa saling percaya antara ibu dan anak menjadi salah satu hal penting dalam proses toilet training terutama ketika anak memiliki kebiasaan menahan buang air besar (BAB).
"Diawali dari saling percaya antara ibu dan anak. Jadi anak supaya kita bisa meyakinkan ini enggak sakit kok. Dia yakin memang poop (buang air besar) itu enggak sakit karena ibunya enggak pernah bohong," kata Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastrohepatologi Dr. dr. Andy Darma Sp.A Subsp.GH(K) saat ditemui ANTARA di Jakarta, Rabu.
Andy mengatakan rasa percaya diperlukan agar anak yakin bahwa BAB tidak menimbulkan rasa sakit sehingga tidak lagi menahannya.
Kebiasaan menahan BAB dapat membuat feses semakin keras karena air di dalam feses diserap oleh usus. Kondisi tersebut kemudian dapat membentuk lingkaran yang membuat anak semakin sulit untuk BAB.
Menurut dia, BAB yang keras dapat menyebabkan nyeri. Rasa nyeri kemudian membuat anak kembali menahan BAB sehingga feses menjadi semakin keras.
"BAB keras menyebabkan nyeri. Nyeri menyebabkan menahan. Menahan menyebabkan bertambah keras. Jadi berputar saja siklusnya di situ, nanti enggak selesai-selesai," ujarnya.
Andy mengatakan kondisi tersebut perlu diputus dengan membuat feses menjadi lebih lunak dan membantu anak agar tidak lagi menahan BAB. Dalam hal tersebut dokter memberikan obat untuk melunakkan feses sementara tugas ibu adalah meyakinkan anak agar tidak menahan.
Ia menilai kepercayaan anak kepada orang tua menjadi penting karena pengalaman sebelumnya dapat membuat anak memiliki trust issue atau rasa sulit percaya pada sesuatu.
Andy mencontohkan orang tua yang mengatakan obat tidak pahit atau suntikan vaksin tidak sakit tetapi ternyata anak merasakan sebaliknya.
Menurut Andy, ketika feses sudah lunak tetapi anak masih menahan BAB, ibu perlu memberikan keyakinan bahwa proses tersebut tidak sakit.
Setelah anak berhasil BAB tanpa rasa sakit orang tua dapat memberikan afirmasi dengan menanyakan apakah BAB tadi terasa sakit dan mengingatkan anak agar tidak menahannya kembali.
"Membangun rasa percaya menyelesaikan trust issue pada anak," ujar Andy.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rasa percaya antara ibu-anak penting untuk sukseskan toilet training
Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Uploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.