Mataram, NTB (ANTARA) - Ketua Dekranasda Nusa Tenggara Barat (NTB) Sinta Aghatia M Iqbal mengapresiasi kegiatan Karnaval Tenun Night Show "Srimananti: The Evolution of Heritage" karena turut menjaga tenun khas Pringgasela sebagai warisan leluhur.

"Ketika anak-anak muda memilih merawat tenun, sesungguhnya mereka sedang menenun masa depan budaya sekaligus menjaga identitas daerah agar tetap hidup di tengah arus perubahan zaman," ujarnya melalui keterangan yang diterima di Mataram, NTB, Minggu.

Ia mengaku bangga melihat kreativitas generasi muda yang tidak hanya mempertahankan tradisi menenun, tetapi juga mampu mengemasnya menjadi pertunjukan budaya yang modern, menarik, dan membanggakan.

"Luar biasa buat anak-anak muda Pringgasela yang terus mempertahankan dan menjaga tenun ini. Ini momen yang sangat berharga, semoga dapat menginspirasi daerah-daerah lain di NTB," ujarnya.

Menurutnya, warisan budaya hanya akan tetap hidup apabila terus diwariskan kepada generasi berikutnya. Karena itu, keterlibatan anak-anak muda menjadi harapan baru agar tenun tidak sekadar dikenang sebagai peninggalan masa lalu, tetapi terus berkembang sebagai identitas budaya yang relevan dengan kehidupan masa kini.

Ia juga menegaskan Dekranasda NTB siap memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, komunitas budaya, para perajin, serta masyarakat untuk memastikan keberlanjutan pengembangan tenun Pringgasela sebagai salah satu ikon budaya NTB.

"Dekranasda siap berkolaborasi dengan seluruh pihak agar semangat ini terus tumbuh dan tenun Pringgasela semakin dikenal, dicintai, dan memberi manfaat bagi masyarakat," katanya.

Karnaval Tenun Night Show "Srimananti: The Evolution of Heritage (Suara, Rupa dan Aroma)" menjadi penutup perayaan satu dekade Festival Alunan Budaya Pringgasela yang berlangsung pada 19-25 Juli 2026.

Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan NTB Muhamad Ihwan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB dalam mendukung pengembangan kawasan wisata berbasis budaya.

"Kreativitas generasi muda Lombok Timur merupakan modal penting dalam memperkuat identitas budaya sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata daerah," katanya.

Pewarta : Nur Imansyah
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026