KDKMP di Temanggung berpotensi dukung penguatan sektor pertanian

Selasa, 29 September 2026 15:16 WIB

Image Print

Direktur Pangan PT Agrinas Pangan Nusantara  Brigadir Jenderal TNI Blasius Popilus menyampaikan penjelasan TOT dan Sosialisasi KDKMP di Temanggung, Selasa (29/6/2026). ANTARA/Heru Suyitno

Temanggung (ANTARA) - Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, dapat berkolaborasi dengan masyarakat dalam mendukung berbagai kegiatan sektor pertanian yang menjadi salah satu aktivitas ekonomi dominan di wilayah tersebut.

"Justru hadirnya KDKMP untuk mendukung semua kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat lokal, termasuk di dalamnya pertanian," kata Direktur Pangan PT Agrinas Pangan Nusantara Brigadir Jenderal TNI Blasius Popilus di Temanggung, Selasa setelah menjadi nara sumber Training of Traners (TOT) dan Sosialiasi KDKMP Wilayah Kabupaten Temanggung Tahun 2026.

Ia menyampaikan, Temanggung merupakan salah satu daerah sentra pertanian dengan beragam kegiatan budidaya dan komoditas pertanian yang dikembangkan masyarakat.

Menurut dia, keberadaan KDKMP dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat berbagai kegiatan ekonomi masyarakat, termasuk yang berkaitan dengan sektor pertanian.

Terkait operasionalisasi KDKMP, proses tersebut dilakukan setelah sejumlah tahapan, termasuk verifikasi dan validasi (verval), penyerahan koperasi, serta pemenuhan berbagai persyaratan pendukung.

"Kalau kita lihat kegiatan verval yang sudah dilaksanakan, sudah akan melaksanakan operasional. Setelah ada verval kemudian tahapan sampai penyerahan KDKMP, setelah itu baru masuk ke tahapan operasionalisasi," katanya.

Ia menjelaskan, operasionalisasi KDKMP dapat dilakukan setelah diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2025. Namun, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi sebelum koperasi dapat menjalankan kegiatan operasional secara penuh.

Karena itu, percepatan dilakukan melalui pembangunan dan pemenuhan sarana serta prasarana yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan koperasi.

Proses tersebut juga melibatkan kolaborasi antara pemerintah, PT Agrinas Pangan Nusantara, TNI melalui jajaran Kodim di wilayah, pemerintah daerah, pemerintah desa, hingga masyarakat.

"Kolaborasi antara pemerintah, PT Agrinas Pangan Nusantara, TNI, Kodim yang ada di wilayah, pemerintah daerah sampai dengan pemerintah desa dan masyarakat, itulah yang nanti akan mempercepat proses pelaksanaan operasional," katanya.

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.