Kupang (ANTARA) - Pemerintah Indonesia melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) memperkuat kerja sama halal internasional dengan Argentina, Brasil, Spanyol, dan Bulgaria.

Dikutip dari keterangan resmi di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa, BPJPH menandatangani Recognition Agreement (RA) dengan tiga lembaga halal The Halal Approval South America S.A. dari Argentina, Halal Approval South America Serviços de Certificação Ltda. dari Brasil, dan Halal Safety Certification S.L. dari Spanyol.

Lebih lanjut, BPJPH juga meneken nota kesepahaman (MoU) dengan The Grand Mufti's Office of the Republic of Bulgaria.

Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan mengatakan, langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama halal Indonesia sekaligus memperkuat integrasi ekosistem jaminan produk halal di tingkat global.

Haikal menambahkan, kerja sama internasional di bidang jaminan produk halal harus dibangun dengan memastikan setiap mitra memiliki kapasitas, sistem, dan tata kelola yang dapat dipertanggungjawabkan.

Hal tersebut menjadi penting karena penguatan jejaring halal antarnegara tidak hanya berkaitan dengan pengakuan, tetapi juga menyangkut kepercayaan terhadap proses dan sistem yang dijalankan oleh masing-masing pihak.

“Halal adalah transparansi dan akuntabilitas. Karena itu, kita perlu memastikan lembaga halal yang bekerja sama memiliki keberadaan, sumber daya, dan sistem yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Menurut Haikal, prinsip transparansi dan akuntabilitas tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kerja sama dengan lembaga halal luar negeri.

Untuk lembaga halal yang menjadi mitra pengakuan, BPJPH perlu memastikan keberadaan lembaga, kantor, sumber daya manusia, serta sistem dan mekanisme sertifikasi yang dijalankan.

Sementara itu, kerja sama dengan The Grand Mufti's Office of the Republic of Bulgaria menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan dan kolaborasi di bidang halal antara Indonesia dan Bulgaria.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman dan sinergi dalam pengembangan ekosistem halal di kedua negara.

Haikal mengatakan, penguatan kerja sama internasional tersebut juga tidak terlepas dari perkembangan industri halal global.

Halal, menurutnya, kini tidak hanya dipandang sebagai kebutuhan keagamaan, tetapi telah berkembang menjadi bagian dari tren, label, dan standar dalam perdagangan internasional.

Ia menambahkan, semakin luasnya jejaring kerja sama halal internasional perlu diikuti dengan penguatan sistem Jaminan Produk Halal (JPH) Indonesia.

“Hal tersebut penting agar sistem halal nasional semakin kompatibel dengan perkembangan ekosistem halal global sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku usaha dalam melakukan perdagangan lintas negara,” katanya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: RI perkuat kerja sama halal global dengan Argentina hingga Bulgaria

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.