Kecemasan Situasional Muncul di Momen Tertentu, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya
Bagikan:
YOGYAKARTA - Kecemasan situasional adalah rasa cemas yang muncul ketika Anda menghadapi situasi tertentu yang terasa baru, tidak familiar, atau penuh tekanan. Misalnya, Anda merasa gugup sebelum wawancara kerja atau presentasi. Jantung berdebar dan telapak tangan berkeringat juga bisa muncul. Kondisi ini merupakan respons alami tubuh terhadap situasi yang dianggap menantang.
Mengapa kecemasan situasional bisa muncul?
Ketika menghadapi situasi yang dianggap mengancam, tubuh dapat mengaktifkan respons fight-or-flight. Respons ini membuat tubuh bersiap menghadapi sesuatu yang dianggap berbahaya. Akibatnya, detak jantung dapat meningkat dan otot menjadi tegang. Napas juga bisa menjadi lebih cepat.
Kecemasan situasional sering berkaitan dengan sesuatu yang baru atau sulit diprediksi. Pengalaman buruk sebelumnya juga dapat membuat seseorang lebih mudah cemas ketika menghadapi situasi serupa. Faktor lingkungan dan pengalaman hidup dapat ikut memengaruhi respons tersebut. Setiap orang pun dapat memiliki pemicu kecemasan yang berbeda.

Apa saja gejalanya?
Gejala kecemasan situasional dapat muncul secara fisik maupun emosional. Beberapa di antaranya adalah jantung berdebar, berkeringat, gemetar, pusing, mual, dan otot tegang. Anda juga mungkin merasa gelisah atau sulit berkonsentrasi. Pada kondisi tertentu, kecemasan yang sangat kuat dapat memicu serangan panik.
Pemicu kecemasan situasional sebenarnya bisa ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Wawancara kerja, berbicara di depan umum, kencan pertama, bepergian ke tempat baru, atau menghadiri acara tertentu dapat memicunya. Perubahan besar dalam hidup juga bisa menimbulkan kecemasan. Biasanya, rasa cemas mulai berkurang ketika Anda sudah lebih terbiasa dengan situasinya.
Kapan kecemasan perlu diperhatikan?
Kecemasan situasional bukan diagnosis gangguan mental yang berdiri sendiri dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5), dilansir Verywell Mind, Kamis, 6 Agustus. Namun, rasa cemas perlu diperhatikan jika sudah mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini juga perlu mendapat perhatian jika membuat Anda terus-menerus menghindari situasi tertentu.
Perbedaan pentingnya terletak pada pemicu dan durasi kecemasan. Kecemasan situasional biasanya muncul karena situasi tertentu dan dapat mereda setelah situasi tersebut berlalu. Sementara itu, gangguan kecemasan dapat menyebabkan kekhawatiran yang lebih menetap dan luas. Tenaga profesional dapat membantu menentukan kondisi yang sedang Anda alami.

Cara mengatasi kecemasan situasional
Langkah pertama adalah mengenali situasi yang biasanya memicu kecemasan. Setelah mengetahuinya, Anda dapat mempersiapkan diri sebelum menghadapi situasi tersebut. Mencari informasi dan berlatih juga dapat membantu mengurangi rasa tidak pasti. Persiapan yang baik dapat membuat situasi terasa lebih mudah dikendalikan.
Teknik relaksasi juga dapat membantu meredakan kecemasan. Anda bisa mencoba menarik napas perlahan, meditasi, visualisasi, atau relaksasi otot. Aktivitas fisik dan melakukan kegiatan yang menyenangkan juga dapat membantu mengelola stres. Dukungan dari orang terdekat dapat menjadi tambahan yang berarti.
Menghindari semua situasi yang membuat Anda cemas bukan selalu solusi terbaik. Penghindaran terus-menerus justru dapat membuat rasa takut semakin kuat. Karena itu, Anda dapat mencoba menghadapi situasi tersebut secara bertahap dan sesuai kemampuan. Jika kecemasan terasa berat atau mengganggu kehidupan sehari-hari, psikoterapi seperti terapi perilaku kognitif dapat menjadi salah satu pilihan.
BACA JUGA:
Pada dasarnya, kecemasan situasionalmerupakan respons tubuh yang wajar ketika Anda menghadapi situasi tertentu. Rasa gugup biasanya akan berkurang setelah Anda mulai terbiasa. Namun, kecemasan yang terus mengganggu aktivitas atau membuat Anda menghindari banyak hal sebaiknya tidak diabaikan. Konsultasikan kondisi tersebut kepada tenaga profesional untuk mendapatkan bantuan yang sesuai.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+