KIVFEST 2026, cara Pemkab Kudus kampanyekan antikorupi

Sabtu, 12 September 2026 16:24 WIB

Image Print

Salah satu penampilan stand-up comedy dalam ajang Kudus Integrity Video Festival (KIVFEST) 2026 yang berlangsung di halaman Pendopo Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat (11/9/2026) malam. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.

Kudus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengkampanyekan gerakan antikorupsi melalui ajang Kudus Integrity Video Festival (KIVFEST) 2026 dengan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), institusi pendidikan dan masyarakat.

"KIVFEST Celebration 2026 yang berlangsung Jumat (11/9) malam menjadi momentum untuk memberikan apresiasi atas komitmen OPD dan badan publik dalam penyelenggaraan keterbukaan informasi publik," kata Bupati Kudus Sam'ani Intakoris di Kudus, Sabtu.

Ia mendorong pesan antikorupsi agar tidak boleh berhenti sebagai slogan, tetapi harus tumbuh menjadi budaya dalam kehidupan pemerintahan dan masyarakat.

Menurut dia, kolaborasi, keterbukaan, keberanian menerima kritik, serta kemauan untuk terus melakukan evaluasi merupakan bagian penting dalam membangun Kabupaten Kudus yang semakin berintegritas dan dipercaya masyarakat.

"Belajar untuk tidak korupsi, pesan antikorupsi terus kita gaungkan di Kudus. Kita tidak sempurna, tetapi kita terus berbenah, memperbaiki diri, evaluasi diri, introspeksi diri dan mengajak masyarakat untuk berkata tidak pada korupsi," ujarnya.

Melalui KIVFEST 2026 tersebut, setiap OPD dan instansi pendidikan dituntut kreatif menyampaikan pesan integritas dan antikorupsi melalui karya audiovisual yang melibatkan unsur pemerintahan, satuan pendidikan, serta masyarakat.

Sam'ani menegaskan pembangunan budaya antikorupsi membutuhkan proses yang dilakukan secara konsisten. Pemkab juga tidak boleh merasa sempurna sehingga harus terus melakukan evaluasi dan perbaikan.

Ia juga menyebut penguatan integritas juga harus dibarengi dengan keterbukaan terhadap kritik dan masukan dari berbagai elemen masyarakat.

"Dengan festival ini, kami siap untuk dikoreksi dan siap menerima masukan, baik dari LSM, pers, maupun masyarakat. Saya, bersama Wabup Kudus Mbak Bellinda, OPD, dan Forkopimda menyadari bahwa tidak ada yang sempurna," ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung terciptanya integritas di Kabupaten Kudus. Semangat antikorupsi, tidak cukup hanya digaungkan oleh pemerintah, tetapi perlu menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat.

"Mari kita bersama-sama mendukung terciptanya integritas di Kabupaten Kudus. Dengan kebersamaan, kita membangun Kabupaten Kudus," ajaknya.

Selain kampanye antikorupsi melalui karya audiovisual, KIVFEST 2026 juga menghadirkan komunitas stand-up comedy. Masyarakat diberi ruang untuk menyampaikan kritik terhadap penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Kudus.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah karya audiovisual kampanye dan edukasi antikorupsi juga mendapatkan penghargaan. Penghargaan diberikan untuk kategori satuan pendidikan, umum, pemerintahan dan "most consistent creator".

Pemkab Kudus turut memberikan penghargaan keterbukaan informasi publik kepada sejumlah OPD.

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.