Lombok Tengah (ANTARA) - Investor InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) Alvaro menyalurkan donasi Rp2 miliar untuk mendukung rekonstruksi pembangunan rumah kampung Adat Sade di Desa Rambitan Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang terbakar pada 22 Agustus 2026.

"Kami telah membangun hubungan yang erat dengan warga lokal. Kami merasa perlu untuk memberi kembali kepada masyarakat atas semua yang telah Lombok berikan kepada kami,” kata Alvaro pemilik Sapo Development di Lombok Tengah, Sabtu.

Ia mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk apresiasi perusahaan kepada masyarakat Lombok Tengah, setelah ITDC Alvaro sekitar empat tahun menjalankan aktivitas usaha di wilayah tersebut.

Setelah dana disalurkan, proses pemanfaatan dan pemantauan bantuan selanjutnya dikoordinasikan oleh Delalma Foundation, yayasan yang didirikan oleh investor tersebut.

"Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan dana digunakan sesuai peruntukannya dan mendukung pelaksanaan revitalisasi berdasarkan perencanaan yang telah ditetapkan," kata Alvaro.

Dalam proses tersebut, pihak terkait yang menangani revitalisasi akan menyampaikan laporan perkembangan secara berkala kepada yayasan tersebut, termasuk perkembangan pembangunan yang didukung melalui dana bantuan tersebut.

Baca juga: ITDC memperkuat sistem keselamatan di kawasan Mandalika

Sementara itu Kepala Desa Rambitan Lalu Winaksa mengonfirmasi dana tersebut telah masuk ke rekening kelompok penerima bantuan, setelah dikomunikasikan oleh Asisten Setda NTB dan Dinas Pariwisata Lombok Tengah.

"Kami atas nama Pemerintah Desa Rembitan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya atas kepedulian dari Sapo terhadap musibah yang dihadapi warga di Dusun Adat Sade," ujarnya.

Untuk menghindari kesimpangsiuran lebih lanjut dan menjaga transparansi, dana bantuan tersebut dibagi secara proporsional ke dua rekening terpisah, yakni rekening satgas rekonstruksi dan rekening Sade Reborn.

"Masing-masing rekening menerima alokasi sebesar Rp1 miliar," katanya.

Ia mengatakan tindak lanjut pasca-masuknya dana itu akan diselaraskan dengan program serta jadwal rekonstruksi yang ditetapkan satgas provinsi dan kabupaten, dengan melibatkan koordinasi bersama masyarakat setempat.

"Kami serahkan ke satgas," katanya.

Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026