Manila, Filipina (ANTARA) - Korea Selatan (Korsel) dan negara-negara anggota ASEAN menegaskan komitmen untuk memajukan kemitraan strategis komprehensif dan menjajaki inisiatif kerja sama baru di bidang kecerdasan artifisial (AI), budaya, dan industri kreatif.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Korsel Cho Hyun bersama Menlu Thailand menjadi ketua bersama pertemuan Menlu ASEAN-Korsel, di Manila, Rabu (22/7), dengan kedua pihak saling bertukar pandangan soal dinamika global dan upaya memperkuat kerja sama, menurut Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Korsel.

Cho mengatakan, Korsel dan ASEAN merupakan "mitra tak tergantikan" di tengah cepatnya perubahan situasi kawasan yang ditandai dengan gejolak rantai pasok global dan pergeseran teknologi yang cepat. Ia pun mendorong penguatan kerja sama melalui visi kemitraan strategis.

Visi kemitraan yang dicanangkan Presiden Lee Jae Myung dalam pertemuan Korsel-ASEAN tahun lalu menetapkan kerja sama berbasis tiga pilar, yaitu kerja sama berorientasi masyarakat, pertumbuhan dan inovasi, serta perdamaian dan stabilitas.

Dalam pertemuan di Manila, Korsel mengusulkan "Inisiatif Kemitraan AI Korsel-ASEAN" yang bertujuan membangun ekosistem AI, mendorong riset dan pengembangan talenta AI, dan mendukung pemanfaatan AI secara aman berdasarkan kapabilitas yang dimiliki Seoul.

Seoul juga mendorong inisiatif baru dalam bidang kebudayaan dan industri kreatif, kerja sama pemberantasan penipuan daring, dan pendirian akademi keamanan maritim bersama. Negara-negara ASEAN diharapkan mendukung dan berpartisipasi dalam inisiatif tersebut.

Menurut Kemlu Korsel, negara-negara ASEAN menyambut usulan Seoul dan menyatakan komitmen bekerja sama dalam implementasinya.

Pada kesempatan yang sama, kedua pihak juga membahas upaya memperkuat kerja sama ekonomi, termasuk upaya menyempurnakan kesepakatan perdagangan bebas (FTA) bilateral dan meningkatkan ketangguhan rantai pasok.

Bulan lalu, Korsel dan ASEAN meluncurkan dialog resmi untuk meningkatkan FTA dengan tujuan memperluas kerja sama di bidang ekonomi digital, mineral kritis, dan sektor-sektor baru lainnya.

Adapun ASEAN dan Korsel menandatangani FTA untuk barang pada 2006, dengan kesepakatan terkait jasa diteken pada 2007 dan investasi pada 2009.

ASEAN merupakan mitra dagang terbesar Korsel, dengan ekspor Seoul ke negara-negara ASEAN mencapai 122,5 miliar dolar AS pada 2025.

Sementara itu, Cho juga menjelaskan upaya Seoul dalam memperjuangkan koeksistensi damai dan pertumbuhan bersama dengan Korea Utara, sembari meminta dukungan berkelanjutan dari ASEAN.

Negara-negara ASEAN menegaskan kembali dukungan mereka terhadap kebijakan Seoul terkait Semenanjung Korea, sembari menekankan bahwa perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut merupakan kunci bagi perdamaian dan stabilitas kawasan.

Di samping menghadiri pertemuan Menlu ASEAN-Korsel, Menlu Cho juga melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah mitra dari ASEAN, seperti dari Filipina dan Thailand, menurut Kemlu Korsel.

Sumber: Yonhap

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Korsel-ASEAN sepakati perluas kemitraan di bidang AI, ekonomi kreatif

Pewarta: Nabil Ihsan
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.