Cirebon (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Kota Cirebon, Jawa Barat, menetapkan sebanyak 262.548 pemilih dalam Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) triwulan II 2026 untuk menjaga akurasi daftar pemilih.

Ketua KPU Kota Cirebon Mardeko di Cirebon, Kamis, mengatakan penetapan tersebut merupakan hasil pemutakhiran data pemilih yang dilakukan selama April hingga Juni 2026 dengan memperhatikan setiap perubahan data kependudukan.

"Penetapan hasil PDPB triwulan kedua ini merupakan komitmen kami untuk memastikan data pemilih selalu akurat, mutakhir, dan berkelanjutan sebagai dasar penyelenggaraan pemilu," katanya.

Ia menjelaskan jumlah tersebut terdiri atas 130.188 pemilih laki-laki dan 132.360 pemilih perempuan yang tersebar di lima kecamatan dan 22 kelurahan di Kota Cirebon.

Menurut Mardeko, jumlah pemilih pada PDPB triwulan II 2026 meningkat 1,48 persen atau bertambah 3.825 orang dibandingkan hasil PDPB triwulan I 2026.

“Kenaikan jumlah pemilih dipengaruhi bertambahnya pemilih baru, baik pemilih pemula maupun warga yang berpindah domisili dan telah memenuhi syarat sebagai pemilih,” ujarnya.

KPU Kota Cirebon mencatat sebanyak 5.417 pemilih baru masuk ke dalam daftar pemilih, sedangkan 1.592 pemilih dinyatakan tidak memenuhi syarat karena meninggal dunia, pindah domisili, atau mengalami perubahan status kependudukan.

Selain penambahan dan pengurangan data, proses pemutakhiran juga menghasilkan perbaikan terhadap 3.092 data pemilih yang meliputi identitas, alamat, dan elemen administrasi lainnya.

"Perbaikan data menjadi bagian penting dalam pemutakhiran karena kami ingin memastikan tidak ada kesalahan identitas maupun potensi data ganda dalam daftar pemilih," ujarnya.

Mardeko menegaskan PDPB dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menjaga kualitas daftar pemilih sekaligus memperkuat integritas penyelenggaraan pemilu.

Ia juga mengajak masyarakat melaporkan setiap perubahan data kependudukan agar daftar pemilih tetap mutakhir dan hak konstitusional setiap warga negara dapat terjamin.

"Data pemilih yang valid menjadi fondasi penting bagi penyelenggaraan pemilu yang berkualitas sehingga proses pemutakhiran akan terus kami lakukan secara berkala," katanya.
 

Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.