Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup yang membawahi tiga kabupaten di Provinsi Bengkulu memberikan pembinaan spiritual bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) melalui program pembelajaran membaca Al Quran dan Iqra.

Kepala Lapas Kelas IIA Curup Untung Cahyo Sidharto saat dihubungi di Rejang Lebong, Senin, mengatakan pihaknya terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui kegiatan keagamaan yang berkelanjutan.

"Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Jumat mulai pagi hingga siang hari. Puluhan warga binaan ini tampak antusias mengikuti kegiatan, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah hingga belajar membaca Alquran," kata dia.

Dia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan tersebut menghadirkan guru agama dari luar lapas dan intern, di mana tujuannya ialah untuk meningkatkan kemampuan membaca Alquran bagi warga binaan, sekaligus menanamkan nilai-nilai religius sebagai bagian penting dari proses pembinaan kepribadian.

Melalui pendekatan yang humanis dan edukatif, kata dia, pihaknya berharap warga binaan tidak hanya memperoleh keterampilan membaca kitab suci, tetapi juga memperkuat keimanan serta membentuk karakter yang lebih baik.

Menurut dia, pembinaan keagamaan merupakan salah satu pilar utama dalam mendukung proses reintegrasi sosial para warga binaan agar saat kembali ke masyarakat dapat menjadi pribadi yang baru.

"Kami berharap mereka dapat memanfaatkan waktu masa pemidanaan ini dengan hal-hal positif yang berdampak pada perubahan perilaku dan peningkatan kualitas diri," ujarnya.

Sebagai langkah tindak lanjut, program pembelajaran Iqra dan Alquran ini akan terus dilaksanakan secara rutin agar perkembangan kemampuan warga binaan dapat terpantau secara bertahap.

Selain itu, Lapas Kelas IIA Curup juga mengoptimalkan dukungan sarana dan prasarana penunjang, seperti penyediaan mushaf Alquran, buku Iqra, serta alat tulis guna memastikan kelancaran proses belajar mengajar di dalam lapas.

Pewarta: Nur Muhamad
Editor : Anom Prihantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.