Listrik Kalbar kembali normal, PLN cabut pemadaman bergilir - ANTARA News Kalimantan Barat
Pontianak (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Barat memastikan sistem kelistrikan di wilayah tersebut kini telah berangsur pulih. Pemulihan ini menyusul selesainya perbaikan pada unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang sebelumnya mengalami gangguan kebocoran pada boiler.
Seiring dengan meningkatnya kemampuan pasok daya, PLN resmi menghentikan pemberlakuan manajemen beban secara terbatas dan terukur yang selama ini berdampak pada pemadaman aliran listrik kepada pelanggan. Dengan demikian, masyarakat kini dapat menikmati listrik tanpa gangguan bergilir seperti beberapa waktu terakhir.
General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Maria G.I. Gunawan, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi sistem dan seluruh infrastruktur kelistrikan secara menyeluruh.
"Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif kami untuk semakin meningkatkan keandalan pasokan listrik ke depan," ujarnya dalam pernyataan resmi, Minggu (12/7).
Meskipun sistem telah normal, PLN mengimbau pelanggan yang masih mengalami kendala kelistrikan di lokasi masing-masing untuk segera melaporkannya melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123. Petugas akan segera diturunkan untuk melakukan penanganan lebih lanjut.
PLN juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pelanggan, pemerintah daerah, para pemangku kepentingan, serta insan media atas pengertian, dukungan, dan kerja sama yang telah diberikan selama proses pemulihan berlangsung.
"Kami berkomitmen untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik dengan kesiapsiagaan operasi secara berkelanjutan, demi menghadirkan layanan kelistrikan yang andal bagi seluruh masyarakat Kalimantan Barat," tutup Maria.
Pewarta: Dedi
Uploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.