Banjarmasin (ANTARA) - Manajemen Kapal Virgo Transport 8, PT Virgo Karya Shipping menyewa tim penyelam untuk melakukan survei kondisi bangkai kapal sebagai langkah awal pemetaan Operasi Salvage atau pengangkatan bangkai kapal yang tenggelam di Laut Jawa.

"Kamis besok dilakukan penyelaman untuk melihat kondisi terakhir kapal, seperti apa posisinya," kata Kuasa Hukum PT Virgo Karya Shipping Rully Fakhrizal di Banjarmasin, Rabu.

Rully menjelaskan tim penyelam juga melakukan langkah oil recovery atau pemulihan minyak dari kapal.

Upaya ini dengan menguras minyak dan limbah bahan bakar dari kapal yang tenggelam sebelum proses evakuasi atau pengangkatan bangkai kapal (salvage) agar tidak mencemari laut.

"Nantinya dilakukan penyemprotan bahan kimia untuk menetralisir bahan bakar sambil juga mencari korban yang mungkin masih ada," ucapnya.

Kemudian tim penyelam juga menentukan tempat memasang dudukan dari cincin logam untuk pengangkatan bangkai kapal.

Rully mengungkapkan pula ada beberapa dokumen yang diminta pihak asuransi internasional Protection and Indemnity (P&I) terkait realisasi Operasi Salvage belum bisa dipenuhi.

Salah satunya beberapa dokumen kini berada dalam penguasaan penyidik kepolisian pada Subdit Gakkum Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri.

Oleh karena itu Rully mengaku sudah mengajukan surat permohonan pinjam pakai terkait laptop dan ponsel milik tersangka yang disita sehingga bisa memindahkan data-data yang dibutuhkan pihak P&I.

"Jadi pinjam pakai di sini dalam arti bukan mengambil laptop atau ponselnya tetapi bersama-sama penyidik untuk membukanya dan memindahkan data yang diperlukan," jelasnya.

Sebelumnya Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana menyampaikan pihaknya masih menunggu bangkai Kapal Virgo diangkat untuk mencari sisa korban yang diperkirakan masih terjebak dalam kapal yang terbalik dan tenggelam seiring dihentikannya operasi penyelaman.

Dari total 243 penumpang dan awak Kapal Virgo yang berlayar dari Surabaya tujuan Banjarmasin, hingga kini telah ditemukan 190 orang terdiri atas 108 orang selamat dan 82 orang meninggal dunia.

Sementara 53 korban lainnya masih proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Pewarta: Firman
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.