Margin Wieheerm Kasih Paham Beli Tas Mahal Gak Pakai Uang Negara
Jakarta -
Aktris sekaligus selebgram Margin Wieheerm memberikan klarifikasi terkait tas mewah miliknya. Tas Loro Piana seharga Rp 79 juta miliknya itu sempat menjadi perbincangan netizen.
Salah satu akun Instagram sempat membahas gaya hidup, khususnya fashion mewah pejabat publik beserta keluarganya. Mereka juga menyertakan harga tas mewah Margin serta Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Tak mau tinggal diam, Margin pun tegas menyatakan tas itu sudah dibeli jauh sebelum sang suami, Ali Syakieb, terjun ke dunia politik. Ia juga membantah membeli tas setelah suaminya menjadi Wakil Bupati Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"I just need to clarify something, postingan yang kamu posting itu ada di postingan saya sebelum suami saya menjabat menjadi wakil bupati dan tas berikut sudah saya punya jauh sebelum suami saya masuk ke dunia politik," tulis Margin Wieheerm dikutip dari Instagram, Minggu (16/8/2026).
Margin menyebut sahabatnya, Kesha Ratuliu, sebagai saksi pembelian tas tersebut. Saat itu, Ali masih berprofesi sebagai artis dan Margin masih menjadi content creator.
"Bahkan saksinya ada sahabat saya @kesharatuliu05 karena kita membeli tas itu hampir berbarengan waktunya sewaktu suami saya masih jadi artis dan saya masih menjalani profesi saya sebagai content creator," ungkap Margin.
Perempuan 26 tahun itu juga, menunjukkan bukti unggahan foto saat menggunakan tas tersebut. Foto itu tercatat diunggah pada 8 Januari 2025.
Sementara itu, Ali Syakieb baru resmi dilantik sebagai Wakil Bupati Bandung pada Februari 2025.
"Sebenarnya gak apa-apa sih kan adminnya suka posting 'cuma mau review outfit', cuma kan pasti kolom komennya akan menjadi wadah opini publik ya," keluhnya.
Margin mengaku memahami perubahan tanggung jawabnya setelah sang suami menjadi pejabat. Ia pun memilih lebih berhati-hati dalam menunjukkan barang-barang mewah di media sosial.
Kini, Margin mengaku lebih sering mempromosikan produk-produk lokal. Ibu satu anak itu bahkan sering membeli produk lokal sendiri tanpa menerima endorsement.
"Saya murni membeli sendiri tidak di-endorse karena, supaya bisa mendukung ekonomi lokal yang ada di negara kita," tegasnya.
(pig/wes)