AKURAT.CO Maulana Wiga terpilih sebagai Ketua Starfindo periode 2026-2029 setelah memenangkan Pemilu Starfindo 2026 yang digelar pada Selasa (7/7/2026). Hasil pemilihan ini menandai pergantian kepemimpinan sekaligus menjadi awal arah baru bagi organisasi tersebut.

Proses pemilihan berlangsung kompetitif dengan melibatkan sejumlah kandidat yang memiliki dukungan kuat dari masing-masing anggota. Persaingan disebut berlangsung ketat karena para kandidat dinilai memiliki rekam jejak dan kontribusi yang relatif seimbang.

Usai terpilih, Maulana Wiga mengatakan amanah yang diterimanya bukan hanya kemenangan dalam sebuah pemilihan. Menurutnya, kepemimpinan baru harus mampu mendorong startup industri Indonesia agar lebih kompetitif di tingkat global.

"Amanah ini bukan sekadar kemenangan dalam sebuah pemilihan, melainkan tanggung jawab untuk membawa startup industri Indonesia naik kelas," kata Wiga, dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (15/7/2026).

Ia menambahkan kepemimpinannya akan difokuskan untuk memperkuat posisi startup Indonesia di tengah perubahan teknologi dan industri yang berlangsung cepat. Organisasi juga akan diarahkan agar memiliki peran yang lebih besar dalam mendukung ekosistem inovasi nasional.

Menurut Wiga, Starfindo akan menjalankan konsolidasi organisasi dengan fokus pada transparansi pengelolaan anggaran dan modernisasi tata kelola berbasis digital. Ia juga menekankan pentingnya pengambilan keputusan yang didukung oleh data.

Selain menjadi wadah bagi anggotanya, Starfindo juga diharapkan dapat berperan sebagai salah satu penggerak ekosistem bisnis dan inovasi di Indonesia. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan daya saing startup dalam menghadapi persaingan global.

Wiga, yang berasal dari Aceh, mengatakan kepemimpinannya juga ingin menunjukkan bahwa talenta dari daerah mampu memimpin organisasi di tingkat nasional. Ia berharap inovasi yang lahir di Indonesia dapat semakin dikenal di pasar internasional.

"Visinya untuk menjadikan STARFINDO sebagai rumah inovasi industri Indonesia dan jembatan menuju pasar dunia. Menurutnya, organisasi ini harus menjadi penggerak lahirnya startup yang tidak hanya bertumbuh di dalam negeri, tetapi juga mampu menjadi bagian dari rantai pasok global," katanya.

Wiga mengajak seluruh anggota Starfindo untuk meninggalkan dinamika kompetisi usai pemilihan. Ia berharap seluruh anggota dapat bersama-sama membangun organisasi yang profesional, inklusif dan berorientasi pada hasil.

Ke depan, Wiga menilai kolaborasi lintas sektor penting untuk memperkuat ekosistem startup. Menurutnya, kerja sama ini dapat memperluas investasi, membuka pasar global, serta mendorong hilirisasi inovasi.

Melalui kepengurusan baru periode 2026-2029, Starfindo menargetkan penguatan ekosistem startup industri di Indonesia. Fokus utamanya meliputi peningkatan daya saing teknologi serta perluasan kemitraan dengan berbagai pihak di tingkat internasional.